السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Menata Langkah Menuju Dunia Pendidikan, Prodi MPI STAIN SAR Kepri Bekali Mahasiswa Hadapi PPL

  • 08 September 2026
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 116
Kabar Prodi

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menguji sekaligus menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan dalam situasi kerja yang nyata. Menjelang pelaksanaan PPL Tahun Ajaran 2026/2027, Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau menggelar pembekalan bagi mahasiswa di Laboratorium Microteaching, Selasa (8/9/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Program Studi MPI Megawati, M.M., bersama Dwi Setyaningsih, M.M., dan Aqimi Dinana, M.Pd. Pembekalan diarahkan untuk memastikan mahasiswa memiliki pemahaman yang utuh mengenai mekanisme PPL, mulai dari tahap persiapan, pelaksanaan, hingga evaluasi.

Selain aspek teknis, mahasiswa juga mendapatkan penguatan mengenai etika, tugas dan tanggung jawab, serta kelengkapan administrasi selama menjalankan praktik. Hal tersebut menjadi bagian penting karena mahasiswa tidak hanya dituntut mampu menerapkan kompetensi akademik, tetapi juga harus mampu beradaptasi dengan budaya dan lingkungan kerja di lokasi PPL.

Ketua Prodi MPI, Megawati, M.M., menjelaskan bahwa pembekalan menjadi tahap penting untuk menyamakan pemahaman mahasiswa sebelum mereka terjun ke sekolah tempat pelaksanaan PPL.

“PPL merupakan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh selama perkuliahan secara langsung di lingkungan sekolah. Karena itu, mahasiswa perlu mempersiapkan diri dengan baik, memahami tugas dan tanggung jawab, serta menjaga etika selama menjalankan kegiatan,” jelas Megawati.


Dalam pembekalan tersebut, mahasiswa juga mendapatkan arahan mengenai teknis koordinasi pada masing-masing kelompok PPL. Koordinasi yang baik dinilai penting untuk memastikan komunikasi antara mahasiswa, kelompok, program studi, dan pihak sekolah dapat berjalan secara efektif selama kegiatan berlangsung.

Antusiasme mahasiswa terlihat dari berbagai pertanyaan yang disampaikan selama sesi pembekalan. Mahasiswa tidak hanya menanyakan teknis pelaksanaan PPL, tetapi juga mengangkat sejumlah studi kasus yang berpotensi ditemui selama berada di lokasi praktik.

Diskusi tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mempersiapkan diri menghadapi berbagai situasi yang mungkin muncul di lapangan. Dengan memahami kemungkinan persoalan sejak awal, mahasiswa diharapkan mampu mengambil sikap secara tepat dan tetap berpegang pada etika serta ketentuan pelaksanaan PPL.

Selain persoalan lapangan, mahasiswa juga menanyakan aspek teknis penggunaan aplikasi SIPENA dalam mendukung administrasi dan pelaporan PPL. Hal ini menunjukkan bahwa kesiapan mahasiswa dalam menjalani PPL tidak hanya berkaitan dengan kompetensi substantif, tetapi juga kemampuan beradaptasi dengan sistem administrasi akademik berbasis digital.


Megawati menegaskan bahwa pengalaman PPL hendaknya dimanfaatkan mahasiswa sebagai kesempatan untuk belajar secara langsung dari lingkungan sekolah. Mahasiswa diharapkan tidak sekadar menjalankan tugas yang diberikan, tetapi juga mampu mengamati, berinteraksi, dan memahami praktik manajemen pendidikan dalam konteks nyata.

“Kami berharap mahasiswa dapat menjalankan PPL dengan baik dan mampu mengimplementasikan keilmuan yang telah dipelajari secara langsung di sekolah masing-masing. Jaga sikap, jaga etika, dan yang paling penting, jaga nama baik almamater,” pesannya.

Melalui pembekalan tersebut, Prodi MPI STAIN SAR Kepri berharap mahasiswa memiliki kesiapan yang lebih matang untuk menghadapi PPL Tahun Ajaran 2026/2027. PPL diharapkan menjadi ruang pembelajaran yang mempertemukan teori dengan praktik sekaligus membentuk kemampuan profesional, tanggung jawab, kedisiplinan, dan keterampilan komunikasi mahasiswa.

Dengan bekal tersebut, mahasiswa MPI diharapkan mampu menjadikan pengalaman PPL sebagai bagian penting dalam membangun kompetensi dan kesiapan menghadapi dunia kerja, sekaligus memberikan kontribusi positif bagi sekolah tempat mereka melaksanakan praktik. (LF/Qimi)