السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Mahasiswa KKN STAIN SAR Kepri Tanamkan Kepercayaan Diri Siswa melalui Pembelajaran Public Speaking di SDN 006 Pulau Ladi

  • 29 Juli 2026
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 110
Kegiatan Mahasiswa

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau Kelompok 2 Pulau Ladi menghadirkan inovasi pembelajaran berbasis public speaking bagi siswa SD Negeri 006 Teluk Bintan, Kabupaten Bintan. Program yang dilaksanakan secara rutin setiap Selasa dan Kamis ini bertujuan menumbuhkan keberanian, meningkatkan kemampuan komunikasi, serta membangun rasa percaya diri siswa sejak usia sekolah dasar sebagai bagian dari implementasi pengabdian kepada masyarakat di bidang pendidikan.

Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari pihak sekolah yang memberikan ruang kolaborasi bagi mahasiswa KKN untuk terlibat langsung dalam proses pembelajaran. Kehadiran mahasiswa tidak hanya sebagai pendamping belajar, tetapi juga sebagai fasilitator yang menghadirkan metode pembelajaran kreatif, interaktif, dan berorientasi pada penguatan karakter peserta didik.

Pada pembelajaran di kelas III, mahasiswa memperkenalkan konsep dasar public speaking melalui pendekatan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa. Salah satu kegiatan yang dilakukan ialah menceritakan gambar, di mana siswa diajak mengamati ilustrasi sederhana, menyusun ide, memilih kosakata, kemudian menyampaikan cerita di hadapan teman-temannya.

Selain itu, siswa juga diminta menulis pengalaman pribadi selama masa liburan. Tulisan tersebut kemudian dijadikan bahan latihan untuk dibacakan di depan kelas sebagai sarana melatih keberanian berbicara di depan umum sekaligus mengembangkan kemampuan menyampaikan gagasan secara runtut.

Suasana belajar semakin hidup melalui kegiatan bernyanyi dan permainan edukatif bertema cita-cita. Melalui aktivitas tersebut, siswa diajak mengenali impian dan harapan mereka di masa depan, sekaligus membangun keberanian untuk mengungkapkan pendapat di hadapan teman-teman sekelas. Pendekatan tersebut menjadi media yang efektif dalam menumbuhkan rasa percaya diri dan keterampilan komunikasi sejak dini.

Sementara itu, pada pembelajaran di kelas V, materi public speaking dikembangkan melalui konsep yang lebih komprehensif dengan memperkenalkan metode DTK (Datang–Tampil–Kembali). Metode ini menekankan bahwa kemampuan berbicara di depan umum tidak hanya berkaitan dengan penyampaian materi, tetapi juga mencakup etika, sikap, dan tata krama ketika tampil di hadapan audiens.

Melalui metode tersebut, siswa dibimbing untuk memahami cara berjalan menuju depan kelas dengan sikap yang baik, berdiri dengan percaya diri, menyampaikan materi secara tenang dan terstruktur, hingga kembali ke tempat duduk dengan tetap menjaga kesopanan. Mahasiswa juga memberikan demonstrasi secara langsung sebelum siswa mempraktikkan setiap tahapan secara bergantian.

Untuk menjaga antusiasme peserta didik, kegiatan diselingi dengan berbagai ice breaking yang membuat suasana pembelajaran lebih menyenangkan dan dinamis. Antusiasme siswa tampak ketika mereka secara bergantian mempraktikkan teknik public speaking yang telah dipelajari. Langkah-langkah sederhana menuju depan kelas menjadi pengalaman awal bagi mereka untuk mengatasi rasa malu serta membangun kepercayaan terhadap kemampuan diri.

Perwakilan mahasiswa KKN Kelompok 2 Pulau Ladi menyampaikan bahwa pembelajaran public speaking dirancang tidak semata-mata untuk meningkatkan kemampuan berbicara, tetapi juga membentuk karakter peserta didik agar lebih percaya diri dalam berkomunikasi.

"Kami berharap melalui kegiatan ini siswa tidak hanya berani berbicara di depan kelas, tetapi juga belajar menyampaikan gagasan dengan sopan, menghargai audiens, serta memiliki kepercayaan diri yang akan menjadi bekal penting dalam proses pendidikan maupun kehidupan mereka di masa depan," ungkapnya Rabu, (29/7/2026).

Melalui program tersebut, mahasiswa KKN STAIN SAR Kepri berupaya menghadirkan pengalaman belajar yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga penguatan soft skills dan pendidikan karakter. Pembelajaran public speaking menjadi salah satu media untuk menumbuhkan keberanian, kemampuan berkomunikasi, serta sikap percaya diri yang dibutuhkan peserta didik dalam menghadapi tantangan masa depan.

Kegiatan ini sekaligus mencerminkan komitmen mahasiswa KKN STAIN SAR Kepri dalam menghadirkan pengabdian kepada masyarakat yang berdampak melalui inovasi pembelajaran. Dari ruang kelas sederhana di SD Negeri 006 Teluk Bintan, tumbuh keberanian-keberanian kecil yang diharapkan kelak menjadi bekal berharga bagi lahirnya generasi yang komunikatif, percaya diri, dan siap menghadapi berbagai peluang di masa depan. (LF/Bintan2)