السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Sebagai bagian dari upaya memperkuat kesiapan akademik dan daya saing lulusan di tingkat global, Program Studi Tadris Bahasa Inggris (TBI) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau menyelenggarakan Pelatihan TOEFL bagi mahasiswa pada Jumat (19/6/2026) di Ruang Ilmu Falak STAIN SAR Kepri.
Kegiatan
ini menjadi bagian dari strategi pengembangan kapasitas mahasiswa agar memiliki
kesiapan yang lebih baik dalam menghadapi kebutuhan akademik, persaingan dunia
kerja, serta peluang pengembangan studi pada tingkat nasional maupun
internasional.
Pelatihan
diikuti oleh mahasiswa Program Studi TBI dan dihadiri oleh Ketua Program Studi
TBI Taqiyuddin, M.Pd., bersama jajaran dosen homebase, di antaranya Dr.
Fadhila Yonata, M.Pd. yang juga menjabat sebagai Plt. Wakil Ketua I sekaligus
Ketua Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Nanda Kristia
Santoso, M.Pd., serta Muslena Layla, M.Si. selaku Sekretaris Program Studi TBI.
Kegiatan menghadirkan Hendra Nugraha, S.S., M.Hum. sebagai narasumber yang merupakan dosen tetap Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Internasional Batam (UIB) sekaligus menjabat sebagai Kepala The English Language Center (Pusat Bahasa Inggris) UIB.

Dalam
pemaparannya, narasumber menjelaskan secara komprehensif mengenai Test of
English as a Foreign Language (TOEFL) sebagai salah satu instrumen
internasional untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris yang banyak digunakan
dalam kebutuhan akademik, profesional, maupun persyaratan studi lanjut.
Materi
pelatihan mencakup pengenalan jenis-jenis TOEFL, struktur soal, strategi
pengerjaan, hingga teknik memahami karakteristik pertanyaan pada setiap bagian
tes. Tidak hanya berfokus pada penyampaian teori, peserta juga diajak melakukan
praktik langsung melalui pembahasan dan simulasi pengerjaan soal.
Suasana
pelatihan berlangsung interaktif melalui pembahasan materi listening,
structure and written expression, serta reading comprehension yang
dikemas dengan metode komunikatif, aplikatif, dan mudah dipahami oleh peserta.
Pendekatan tersebut memberikan pengalaman belajar yang lebih kontekstual
sekaligus membantu mahasiswa mengembangkan strategi menjawab soal secara
efektif.
Ketua
Program Studi TBI, Taqiyuddin, M.Pd., menegaskan bahwa pelatihan TOEFL
merupakan bagian dari langkah strategis program studi dalam membangun kesiapan
mahasiswa menghadapi tuntutan akademik dan profesional yang semakin kompetitif.
“Pelatihan TOEFL ini merupakan salah satu bentuk ikhtiar Program Studi TBI dalam memperkuat kompetensi bahasa Inggris mahasiswa sebagai modal penting untuk melanjutkan studi, memperoleh peluang beasiswa, maupun memasuki dunia kerja profesional. Kami berharap mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki kemampuan praktis yang dapat diukur dan dikembangkan secara berkelanjutan,” tegasnya.

Antusiasme
peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Perwakilan mahasiswa
menyampaikan apresiasi kepada panitia dan narasumber atas pelatihan yang
dinilai memberikan wawasan baru sekaligus strategi yang relevan dalam
menghadapi tes TOEFL.
Menurut
peserta, kegiatan tersebut tidak hanya membantu memahami pola dan teknik
pengerjaan soal, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri dalam menghadapi
berbagai bentuk evaluasi kemampuan bahasa Inggris pada masa mendatang.
Melalui pelatihan ini, Program Studi TBI STAIN SAR Kepri berharap mahasiswa mampu mengimplementasikan keterampilan yang diperoleh secara optimal serta terus meningkatkan kapasitas akademik dan profesional secara berkelanjutan. Program serupa juga diharapkan dapat terus dikembangkan dengan materi yang lebih mendalam guna mendukung lahirnya lulusan yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global. (LF/Wulan)
Bangun Institusi yang Kuat, STAIN SAR Kepri Dorong Sinergi dan Produktivitas ASN
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN