السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Malang, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-VI Perkumpulan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PPIAUD) Indonesia resmi dibuka pada Rabu (29/4/2026) di Kota Malang. Kegiatan nasional ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat sinergi kelembagaan dan pengembangan keilmuan PIAUD di tingkat nasional, dengan melibatkan pengurus, dosen, serta perwakilan program studi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, termasuk STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau.
Pembukaan
RAT ke-VI berlangsung semarak dan sarat nuansa kultural, diawali dengan laporan
Ketua Panitia yang menegaskan kesiapan pelaksanaan kegiatan sekaligus
pentingnya RAT sebagai wadah konsolidasi organisasi dan penguatan jejaring
akademik. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian agenda nasional yang
mencakup konferensi internasional, visiting lecture, serta pengabdian
kepada masyarakat yang berlangsung hingga 1 Mei 2026.
Nuansa kebudayaan lokal turut mewarnai pembukaan melalui penampilan tarian Bapang khas Malang yang mencerminkan kekayaan tradisi serta menjadi simbol penyambutan bagi seluruh peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Kehadiran unsur budaya ini sekaligus menegaskan pentingnya integrasi nilai lokal dalam pengembangan pendidikan anak usia dini.


Ketua
Umum PPIAUD Indonesia, Dr. Nur Hamzah, M.Pd., dalam sambutannya menegaskan
bahwa RAT ke-VI merupakan momentum penting dalam memperkuat kolaborasi antar
Program Studi PIAUD di Indonesia. Ia menekankan bahwa tantangan pendidikan anak
usia dini di era global menuntut adanya inovasi dan sinergi lintas institusi.
“Melalui
forum ini, kita tidak hanya melakukan evaluasi organisasi, tetapi juga
merumuskan arah kebijakan serta pengembangan keilmuan PIAUD yang lebih adaptif,
kolaboratif, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Pembukaan kegiatan secara resmi dilakukan oleh Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FTIK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. H. Muhammad Walid, M.A., yang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya forum nasional tersebut. Ia menilai bahwa pertemuan akademisi PIAUD dari berbagai perguruan tinggi menjadi ruang penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini secara komprehensif.


“Forum
ini memiliki peran strategis dalam memperkuat kualitas pendidikan anak usia
dini, baik dari sisi pengembangan keilmuan, praktik pembelajaran, maupun
internalisasi nilai-nilai keislaman,” tuturnya.
Partisipasi
aktif STAIN SAR Kepri dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen institusi dalam
memperkuat jejaring akademik nasional serta berkontribusi dalam pengembangan
pendidikan anak usia dini yang berkualitas. Keterlibatan ini juga menjadi
bagian dari implementasi tridharma perguruan tinggi, khususnya dalam aspek
pengembangan keilmuan dan kolaborasi kelembagaan.
Rangkaian
kegiatan RAT ke-VI PPIAUD Indonesia selanjutnya akan diisi dengan berbagai
agenda ilmiah dan kelembagaan, seperti seminar internasional, diskusi paralel,
serta pemilihan kepengurusan baru. Diharapkan, melalui forum ini, lahir
rekomendasi strategis yang mampu memperkuat arah pengembangan PIAUD di
Indonesia secara adaptif, inklusif, dan berkelanjutan. (LF/Lina)
Start from PMB to PBAK! DEMA STAIN Kepri Bahas Proker Bersama Wakil Ketua III
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN