السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Akselerasi Kampus Hijau Berbasis Ekoteologi, STAIN SAR Kepri Perkuat Peran Strategis dalam Lokakarya Nasional UI GreenMetric 2026

  • 29 April 2026
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 78
Berita Utama

Yogyakarta, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau menunjukkan partisipasi aktif dalam Lokakarya UI GreenMetric untuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Tahun 2026 yang diselenggarakan di Convention Hall UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta pada Rabu–Kamis (29–30/4/2026). Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 160 perguruan tinggi keagamaan Islam dari seluruh Indonesia.

STAIN SAR Kepri diwakili oleh Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M), Sella Kurnia Sari, M.Sc., yang turut berpartisipasi dalam rangkaian diskusi strategis terkait penguatan konsep kampus hijau berbasis ekoteologi. Kegiatan ini mengusung tema “Integrasi UI GreenMetric dalam Mewujudkan Kampus Hijau Berbasis Ekoteologi” dengan slogan Green Campus, Bright Future.

Lokakarya ini dibuka secara resmi oleh Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Prof. Noorhaidi, S.Ag., M.A., M.Phil., Ph.D., yang dalam sambutannya menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam membangun kesadaran ekologis berbasis nilai-nilai keislaman. Turut memberikan pengantar, Kepala UI GreenMetric, Dr. Vishnu Juwono, S.E., M.I.A., yang menjelaskan posisi strategis UI GreenMetric sebagai instrumen global dalam mengukur komitmen kampus terhadap keberlanjutan lingkungan.

Sebagai keynote speaker, Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI, H. Khairunas, S.H., M.H., menegaskan bahwa integrasi nilai keberlanjutan lingkungan dalam tata kelola perguruan tinggi keagamaan merupakan bagian dari tanggung jawab moral dan institusional dalam menjawab tantangan global.

Rangkaian kegiatan diisi dengan berbagai sesi pemaparan dari para pakar dan praktisi lintas perguruan tinggi, yang membahas indikator UI GreenMetric secara komprehensif, meliputi aspek setting and infrastructure, energy and climate change, pengelolaan limbah (waste), air (water), transportasi, hingga pendidikan dan riset. Selain itu, terdapat pula sesi diskusi penulisan buku internasional yang mendorong kontribusi akademik perguruan tinggi dalam isu keberlanjutan.


Dalam keterangannya, Sella Kurnia Sari, M.Sc. menegaskan bahwa partisipasi STAIN SAR Kepri dalam kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat komitmen institusi terhadap pengembangan kampus berkelanjutan.

“Keikutsertaan ini menjadi bagian penting dalam memperluas wawasan serta mengadopsi praktik terbaik dalam implementasi kampus hijau berbasis nilai ekoteologi di lingkungan STAIN SAR Kepri,” tegasnya.

Melalui keikutsertaan dalam lokakarya ini, STAIN SAR Kepri diharapkan mampu mengintegrasikan prinsip-prinsip keberlanjutan lingkungan ke dalam kebijakan akademik, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat. Hal ini sejalan dengan upaya institusi dalam mewujudkan pendidikan tinggi keagamaan Islam yang adaptif, berwawasan lingkungan, dan berdaya saing global.

Kegiatan ini sekaligus menjadi forum strategis dalam memperkuat jejaring antar perguruan tinggi serta mendorong kolaborasi dalam mewujudkan kampus hijau yang tidak hanya berorientasi pada aspek lingkungan, tetapi juga pada penguatan nilai-nilai spiritual dan etika ekologis dalam kehidupan akademik. (LF/SKS)