السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Yogyakarta, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau menunjukkan partisipasi aktif dalam Lokakarya UI GreenMetric untuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Tahun 2026 yang diselenggarakan di Convention Hall UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta pada Rabu–Kamis (29–30/4/2026). Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 160 perguruan tinggi keagamaan Islam dari seluruh Indonesia.
STAIN
SAR Kepri diwakili oleh Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada
Masyarakat (P3M), Sella Kurnia Sari, M.Sc., yang turut berpartisipasi dalam
rangkaian diskusi strategis terkait penguatan konsep kampus hijau berbasis
ekoteologi. Kegiatan ini mengusung tema “Integrasi UI GreenMetric dalam
Mewujudkan Kampus Hijau Berbasis Ekoteologi” dengan slogan Green Campus,
Bright Future.
Lokakarya
ini dibuka secara resmi oleh Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Prof.
Noorhaidi, S.Ag., M.A., M.Phil., Ph.D., yang dalam sambutannya menekankan
pentingnya peran perguruan tinggi dalam membangun kesadaran ekologis berbasis
nilai-nilai keislaman. Turut memberikan pengantar, Kepala UI GreenMetric, Dr.
Vishnu Juwono, S.E., M.I.A., yang menjelaskan posisi strategis UI GreenMetric
sebagai instrumen global dalam mengukur komitmen kampus terhadap keberlanjutan
lingkungan.
Sebagai
keynote speaker, Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI, H.
Khairunas, S.H., M.H., menegaskan bahwa integrasi nilai keberlanjutan
lingkungan dalam tata kelola perguruan tinggi keagamaan merupakan bagian dari
tanggung jawab moral dan institusional dalam menjawab tantangan global.
Rangkaian kegiatan diisi dengan berbagai sesi pemaparan dari para pakar dan praktisi lintas perguruan tinggi, yang membahas indikator UI GreenMetric secara komprehensif, meliputi aspek setting and infrastructure, energy and climate change, pengelolaan limbah (waste), air (water), transportasi, hingga pendidikan dan riset. Selain itu, terdapat pula sesi diskusi penulisan buku internasional yang mendorong kontribusi akademik perguruan tinggi dalam isu keberlanjutan.


Dalam
keterangannya, Sella Kurnia Sari, M.Sc. menegaskan bahwa partisipasi STAIN SAR
Kepri dalam kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat komitmen
institusi terhadap pengembangan kampus berkelanjutan.
“Keikutsertaan
ini menjadi bagian penting dalam memperluas wawasan serta mengadopsi praktik
terbaik dalam implementasi kampus hijau berbasis nilai ekoteologi di lingkungan
STAIN SAR Kepri,” tegasnya.
Melalui
keikutsertaan dalam lokakarya ini, STAIN SAR Kepri diharapkan mampu
mengintegrasikan prinsip-prinsip keberlanjutan lingkungan ke dalam kebijakan
akademik, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat. Hal ini sejalan
dengan upaya institusi dalam mewujudkan pendidikan tinggi keagamaan Islam yang
adaptif, berwawasan lingkungan, dan berdaya saing global.
Kegiatan
ini sekaligus menjadi forum strategis dalam memperkuat jejaring antar perguruan
tinggi serta mendorong kolaborasi dalam mewujudkan kampus hijau yang tidak
hanya berorientasi pada aspek lingkungan, tetapi juga pada penguatan
nilai-nilai spiritual dan etika ekologis dalam kehidupan akademik. (LF/SKS)
Start from PMB to PBAK! DEMA STAIN Kepri Bahas Proker Bersama Wakil Ketua III
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN