السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Dalam upaya meningkatkan kualitas tata kelola kelembagaan secara berkelanjutan, Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau menggelar rapat evaluasi menyeluruh terhadap kinerja organisasi periode 2022–2026 pada Rabu (28/4/2026) di Ruang Rapat Dosen Gedung Kuliah Terpadu. Kegiatan ini dihadiri oleh unsur pimpinan, ketua dan sekretaris program studi, kepala laboratorium, kepala unit, serta pejabat struktural lainnya.
Rapat
evaluasi ini menjadi momentum strategis dalam merefleksikan capaian kelembagaan
sekaligus merumuskan langkah-langkah penguatan organisasi ke depan. Ketua STAIN
SAR Kepri, Dr. H. Muhammad Faisal, M.Ag., dalam arahannya menyampaikan
apresiasi atas dedikasi seluruh civitas academica yang telah berkontribusi
dalam membangun dan mengembangkan institusi sejak awal berdirinya.
Ia menegaskan bahwa keberlanjutan pengembangan kampus tidak dapat dilepaskan dari semangat kolektif, rasa memiliki, serta komitmen bersama dalam menjaga integritas dan profesionalitas.


“Kampus
ini dibangun melalui perjuangan panjang dan kolaborasi banyak pihak. Oleh
karena itu, penting bagi kita untuk terus menjaga kebersamaan, memperkuat
koordinasi, serta menempatkan kepentingan institusi di atas kepentingan
pribadi,” ujarnya.
Lebih
lanjut, Ketua STAIN SAR Kepri menjelaskan bahwa perpanjangan masa jabatan
pimpinan merupakan bagian dari kebijakan strategis untuk menghindari kekosongan
kepemimpinan, sekaligus memastikan stabilitas organisasi tetap terjaga. Ia juga
menekankan bahwa evaluasi terhadap struktur organisasi menjadi hal penting guna
memastikan efektivitas kinerja dan keberlanjutan program.
Dalam forum tersebut, Kepala Bagian Administrasi Umum, Akademik, dan Keuangan (AUAK), Dr. H. Imam Subekti, M.Pd.I., turut menyampaikan sejumlah poin penting terkait pengelolaan anggaran dan tata kelola kepegawaian. Ia mengungkapkan bahwa meskipun terjadi kebijakan efisiensi anggaran, khususnya pada belanja non-prioritas seperti perjalanan dinas, alokasi belanja pegawai masih dalam kondisi terkendali, meskipun terdapat proyeksi kekurangan anggaran hingga akhir tahun.


“Kami
telah mengusulkan kebutuhan anggaran tambahan kepada pemerintah pusat, dan
berharap dapat segera diakomodasi agar operasional kelembagaan tetap berjalan
optimal,” jelasnya.
Selain
itu, ia menegaskan pentingnya kedisiplinan administrasi kepegawaian, khususnya
terkait mekanisme perizinan, surat tugas, serta koordinasi dengan unit terkait.
Hal ini dinilai krusial dalam menjaga tertib administrasi serta menghindari
potensi pelanggaran disiplin ASN.
Kegiatan
berlangsung dalam suasana dialogis dan reflektif, serta ditutup dengan harapan
agar seluruh hasil evaluasi dapat menjadi dasar dalam memperkuat tata kelola
kelembagaan yang adaptif, transparan, dan akuntabel. Melalui forum ini, STAIN
SAR Kepri menegaskan komitmennya untuk terus berkembang sebagai perguruan
tinggi keagamaan Islam yang unggul, profesional, dan berdaya saing. (LF/Gby)
Start from PMB to PBAK! DEMA STAIN Kepri Bahas Proker Bersama Wakil Ketua III
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN