السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Unit Studi Halal Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau menyelenggarakan kegiatan penguatan optimalisasi pengelolaan dan pengawasan keuangan pada Rabu (29/4/2026) secara daring melalui platform Zoom Meeting. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas kelembagaan, khususnya dalam aspek tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel.
Kegiatan
tersebut menghadirkan Direktur Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH)
RI, Asep, serta diikuti oleh struktur Unit Studi Halal dan tim keuangan STAIN
SAR Kepri. Kehadiran berbagai pihak ini mencerminkan komitmen bersama dalam
membangun sistem pengelolaan keuangan yang profesional dan berkelanjutan.
Dalam arahannya, Direktur BPJPH RI menegaskan bahwa optimalisasi pengelolaan keuangan merupakan fondasi penting dalam mendukung keberlangsungan operasional unit halal. Ia menyampaikan bahwa penguatan sistem keuangan tidak hanya berorientasi pada administrasi, tetapi juga pada prinsip tata kelola yang baik (good governance), meliputi transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas penggunaan anggaran.


Sementara
itu, Ketua Unit Studi Halal STAIN SAR Kepri, Siti Maheran, Lc.,LL.M, menyampaikan
bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas
pengelola dalam menyusun serta melaporkan keuangan secara sistematis dan
terukur. Ia menekankan pentingnya keterbukaan dalam setiap proses pengelolaan
dana sebagai bagian dari upaya menjaga kepercayaan institusi dan publik.
Lebih
lanjut, diskusi yang berlangsung interaktif ini juga menyoroti pentingnya
sinkronisasi antara perencanaan anggaran dan pelaksanaan program kerja. Hal
tersebut dinilai krusial agar setiap kegiatan yang dilaksanakan dapat berjalan
secara efektif, efisien, serta sesuai dengan prinsip-prinsip pengelolaan
keuangan yang berlaku.
Melalui
kegiatan ini, diharapkan Unit Studi Halal STAIN SAR Kepri bersama tim keuangan
mampu mengimplementasikan sistem pengelolaan dan pengawasan keuangan yang lebih
tertib, transparan, dan profesional. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan
menjadi titik awal dalam membangun budaya kelembagaan yang berorientasi pada
akuntabilitas dan keberlanjutan program. (LF/MA)
Start from PMB to PBAK! DEMA STAIN Kepri Bahas Proker Bersama Wakil Ketua III
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN