السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Malang, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Penguatan arah riset Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) berbasis pendekatan multidisipliner menjadi fokus utama dalam kegiatan Studium General bertema “Keberlanjutan Riset PIAUD Indonesia: Integrasi Ekoteologi, STEAM, Gender, dan Perlindungan Anak Indonesia” yang diselenggarakan di Gedung Pascasarjana Universitas Islam Malang (UNISMA) pada Rabu (29/4/2026).
Kegiatan
ini diikuti oleh dosen, peneliti, serta praktisi pendidikan anak usia dini dari
berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Tingginya partisipasi akademisi
mencerminkan meningkatnya kesadaran kolektif terhadap pentingnya pengembangan
riset PIAUD yang adaptif dan responsif terhadap dinamika zaman.
Dalam
forum akademik tersebut, dosen Program Studi PIAUD STAIN Sultan Abdurrahman
Kepulauan Riau, Lina Eka Retnaningsih, M.Pd., turut berperan sebagai
narasumber. Dalam pemaparannya, ia menekankan urgensi pengembangan riset PIAUD
yang tidak hanya berorientasi pada aspek pedagogis, tetapi juga terintegrasi
dengan nilai-nilai ekoteologi, pendekatan STEAM (Science, Technology,
Engineering, Arts, and Mathematics), perspektif gender, serta prinsip
perlindungan anak.
“Keberlanjutan
riset PIAUD harus mampu menjawab tantangan zaman melalui integrasi berbagai
pendekatan yang relevan, sehingga dapat membentuk sistem pendidikan anak usia
dini yang holistik, inklusif, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Diskusi yang berlangsung secara interaktif menunjukkan adanya pertukaran gagasan dan praktik baik antar peserta, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam membangun ekosistem riset yang kolaboratif dan inovatif. Forum ini menjadi ruang strategis dalam mempertemukan perspektif akademik dan praktik lapangan guna menghasilkan rekomendasi pengembangan pendidikan anak usia dini yang kontekstual.

Ketua
Program Studi PIAUD STAIN SAR Kepri, Nadya Nela Rosa, M.Psi., menyampaikan
apresiasi atas keterlibatan aktif dosen dalam forum ilmiah nasional tersebut.
Menurutnya, partisipasi sebagai narasumber merupakan wujud kontribusi nyata
dalam penguatan keilmuan PIAUD serta perluasan jejaring akademik di tingkat
nasional.
“Keikutsertaan
dosen dalam forum ini menunjukkan kapasitas akademik yang kompetitif sekaligus
mempertegas peran institusi dalam mendorong pengembangan riset pendidikan anak
usia dini yang berkualitas dan berdampak,” ungkapnya.
Kegiatan
Studium General ini merupakan bagian dari rangkaian Rapat Anggota
Tahunan (RAT) ke-VI yang meliputi konferensi internasional, visiting lecture,
serta Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Nasional. Rangkaian kegiatan tersebut
diselenggarakan di Kota Malang dengan melibatkan tiga perguruan tinggi sebagai
tuan rumah, yaitu UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Universitas Islam Malang
(UNISMA), dan Universitas Al-Qolam.
Melalui
kegiatan ini, diharapkan penguatan riset PIAUD di Indonesia semakin berkembang
melalui integrasi pendekatan keilmuan yang adaptif, inklusif, dan
berkelanjutan. Sinergi antar akademisi diharapkan mampu mendorong inovasi
pendidikan anak usia dini yang relevan dengan kebutuhan masa depan serta
berkontribusi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia
dini. (LF/Abrillia)
Start from PMB to PBAK! DEMA STAIN Kepri Bahas Proker Bersama Wakil Ketua III
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN