السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Perkuat Jejaring Alumni Nasional, STAIN SAR Kepri Ambil Bagian dalam Pembentukan IKA PTKIN Se-Indonesia

  • 24 April 2026
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 85
Berita Utama

Jakarta, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Dalam upaya memperkuat sinergi alumni pada level nasional, Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau turut ambil bagian dalam kegiatan pembentukan Ikatan Alumni Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (IKA PTKIN) se-Indonesia yang diselenggarakan pada Kamis hingga Sabtu (23–25/4/2026) di Luminor Hotel Jakarta.

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting di lingkungan Kementerian Agama Republik Indonesia, di antaranya Prof. Dr. Phil. H. Kamaruddin Amin, M.A, Prof. Dr. Amien Suyitno, M.Ag, Prof. Dr. Ismail Cawidu, serta Prof. Dr. Phil. Sahiron, M.A. Kehadiran para pemangku kebijakan tersebut menegaskan pentingnya peran strategis alumni PTKIN dalam pembangunan nasional.

STAIN SAR Kepri dalam forum ini diwakili oleh M. Azmi, M.E., dosen Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES) sekaligus tim Unit Halal STAIN SAR Kepri. Partisipasi ini menjadi bagian dari komitmen institusi dalam memperluas jejaring kelembagaan serta memperkuat kontribusi alumni dalam berbagai sektor.


Mengusung tema “Sinergi Alumni PTKIN dalam Menjawab Tantangan Sosial, Ekonomi, dan Keagamaan”, forum ini bertujuan untuk menghimpun potensi alumni agar mampu berkontribusi secara nyata bagi pengembangan kampus masing-masing, sekaligus berperan aktif dalam menjawab dinamika dan tantangan global. Pembentukan IKA PTKIN diharapkan menjadi wadah strategis dalam membangun kolaborasi lintas alumni yang solid, profesional, dan berdaya saing.

Dalam keterangannya, perwakilan STAIN SAR Kepri menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya forum tersebut. Ia mengungkapkan bahwa keterlibatan dalam pembentukan IKA PTKIN merupakan momentum penting dalam memperkuat peran alumni sebagai mitra strategis perguruan tinggi.

“Kami sangat antusias dapat terlibat dalam pembentukan IKA PTKIN yang akan menjadi wadah kolaboratif bagi alumni dalam menjawab tantangan dunia kerja dan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.


Lebih lanjut, ia berharap ke depan forum ini dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan PTKIN, khususnya dalam mendukung penguatan kurikulum, peningkatan kualitas lulusan, serta pengembangan jejaring profesional alumni di tingkat nasional maupun global.

Melalui partisipasi aktif dalam forum ini, STAIN SAR Kepri menegaskan komitmennya untuk terus berperan dalam penguatan ekosistem pendidikan tinggi keagamaan Islam yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada kemajuan bangsa. (LF/MA)