السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Dalam upaya menguatkan kompetensi pedagogis berbasis praktik, Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) STAIN Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau melaksanakan praktik Mata Kuliah Outbound for Kids yang berlangsung pada Kamis (23/4/2026) di sejumlah titik lingkungan kampus.
Kegiatan
ini merupakan bagian dari implementasi pembelajaran berbasis Merdeka Belajar
Kampus Merdeka (MBKM) yang diampu oleh dosen pengampu, Lina Eka Retnaningsih,
M.Pd. Praktik dilaksanakan secara berkelompok oleh mahasiswa sebagai bentuk
penguatan keterampilan merancang, mengelola, dan mengevaluasi pembelajaran luar
kelas yang aplikatif bagi anak usia dini.
Dalam praktik tersebut, mahasiswa mengembangkan program outbound edukatif bertajuk “Little Explorer Adventure” dengan tema “Serunya Menjadi Penjelajah Cilik”. Program ini dirancang khusus untuk anak usia 5–6 tahun dengan pendekatan learning through play, yang bertujuan mengoptimalkan perkembangan motorik, kognitif, sosial-emosional, serta kemampuan bahasa anak melalui aktivitas di alam terbuka.


Rangkaian
kegiatan outbound mencakup berbagai permainan edukatif yang dirancang secara
sistematis dan terukur, di antaranya permainan Jaring Laba-Laba untuk
melatih keseimbangan dan koordinasi, Kereta Pembawa Balon Air untuk
mengembangkan kerja sama tim dan konsentrasi, Misi Bendera Penjelajah
yang menumbuhkan keberanian dan kepercayaan diri, serta Estafet Bola Bambu
yang menekankan kekompakan dan koordinasi motorik.
Selain aspek kreativitas dan inovasi, kegiatan ini juga menitikberatkan pada aspek keamanan peserta. Mahasiswa menerapkan Prosedur Operasional Standar (SOP) secara ketat, mulai dari pengecekan lokasi, penggunaan perlengkapan yang aman, hingga pendampingan penuh oleh fasilitator selama kegiatan berlangsung.


Dosen
pengampu mata kuliah, Lina Eka Retnaningsih, M.Pd., menegaskan bahwa praktik
ini merupakan bagian integral dari implementasi kurikulum MBKM yang menekankan
pada pengalaman belajar nyata.
“Kegiatan praktik ini tidak hanya melatih kemampuan mahasiswa dalam merancang pembelajaran yang inovatif, tetapi juga mempersiapkan mereka untuk mengimplementasikannya secara langsung di satuan pendidikan anak usia dini,” ungkapnya.

Lebih
lanjut, ia menjelaskan bahwa hasil dari praktik ini akan diujikan pada tahap
akhir semester, sekaligus menjadi bekal bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan
program outbound tersebut secara langsung di sekolah-sekolah PAUD sebagai
bagian dari penguatan kompetensi profesional.
Kegiatan
diakhiri dengan sesi refleksi (circle time), di mana peserta diajak
untuk merefleksikan pengalaman pembelajaran yang telah dilalui. Melalui
kegiatan ini, Prodi PIAUD STAIN SAR Kepri menegaskan komitmennya dalam
menghadirkan inovasi pembelajaran yang adaptif, kreatif, dan relevan dengan
kebutuhan perkembangan anak usia dini di era modern. (LF/Lina)
FGD Strategis STAIN SAR Kepri Rumuskan Arah Baru Penguatan SDM Kampus
GenBI STAIN SAR Kepri Gandeng TVRI, Susun Program Kolaboratif Berbasis Publikasi dan Edukasi
PENGUMUMAN DAFTAR ULANG SPAN 2026