السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Integrasi Teori dan Praktik, Mahasiswa IAT STAIN SAR Kepri Selaraskan Visi Pengembangan Rumah Qur’an Bersama Yakesma

  • 20 April 2026
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 101
Kabar Prodi

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Dalam rangka menguatkan integrasi antara pembelajaran akademik dan praktik lapangan, mahasiswa semester 6 Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau melaksanakan kegiatan koordinasi dan penyelarasan visi-misi bersama Rumah Qur’an Yakesma Kepulauan Riau, Senin (20/4/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Mata Kuliah Manajemen Rumah Tahfiz yang diampu oleh Islamiyah, M.Ag. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya ditugaskan untuk memahami konsep secara teoritis, tetapi juga terjun langsung ke berbagai Rumah Qur’an di wilayah Tanjungpinang dan Bintan guna memperoleh pengalaman praktis dalam pengelolaan lembaga pendidikan Al-Qur’an.

Bertempat di Kantor Yakesma Kepulauan Riau, kegiatan dihadiri oleh perwakilan mahasiswa IAT serta pengurus Rumah Qur’an Yakesma. Forum ini menjadi ruang dialog konstruktif dalam merumuskan arah pengembangan program keagamaan berbasis masyarakat, khususnya dalam pembinaan Al-Qur’an.

Adapun tujuan utama kegiatan ini adalah untuk menyelaraskan visi dan misi antara mahasiswa sebagai calon pengelola lembaga keagamaan dengan pihak mitra, sehingga tercipta sinergi dalam pengembangan program pendidikan Al-Qur’an yang berkelanjutan dan berdampak luas.


Berdasarkan hasil diskusi dan musyawarah, disepakati rumusan visi bersama, yakni “Mewujudkan generasi Ahlul Qur’an yang Rabbani dan Madani dengan semangat empati serta berbagi.” Visi tersebut kemudian diturunkan ke dalam sejumlah misi strategis, di antaranya memfasilitasi pendidikan Al-Qur’an yang berkualitas melalui pendampingan intensif, membangun akhlak mulia selaras dengan nilai-nilai Al-Qur’an, serta mencetak kader dakwah yang siap berkontribusi dalam mewujudkan masyarakat madani.

Selain itu, pengembangan program juga berlandaskan pada tiga pilar utama, yaitu penguatan tahsin Al-Qur’an, pembinaan akhlak melalui pemahaman dan pengamalan tafsir Al-Qur’an, serta pemanfaatan ilmu Al-Qur’an dalam kehidupan sosial masyarakat.

Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa dalam memahami dinamika pengelolaan Rumah Tahfiz, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam membangun kolaborasi strategis dengan lembaga keagamaan di masyarakat. Melalui sinergi ini, STAIN SAR Kepri terus berkomitmen mencetak generasi intelektual yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkontribusi aktif dalam pengembangan dakwah dan pendidikan Islam di tengah masyarakat. (LF/Dipa)