السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Karimun, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau mengamati secara langsung proses pembersihan sarang burung walet yang dilakukan masyarakat Desa Sugie, Kabupaten Karimun, Kamis (20/8). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembelajaran mahasiswa dalam mengenali potensi ekonomi yang berkembang di tengah masyarakat.
Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa menyaksikan tahapan pembersihan sarang burung walet setelah proses pemanenan. Sarang dibersihkan dari kotoran dan bulu yang masih menempel dengan teliti untuk menjaga kebersihan dan kualitas sebelum dipasarkan.
Proses pembersihan membutuhkan ketelitian dan kesabaran karena dilakukan secara cermat agar bentuk serta kualitas sarang tetap terjaga. Aktivitas tersebut memberikan gambaran kepada mahasiswa mengenai proses pengolahan hasil usaha sebelum memiliki nilai jual di pasar.
Ketua Kelompok KKN Desa Sugie, Hanif, mengatakan bahwa kegiatan tersebut memberikan pengalaman langsung bagi mahasiswa dalam memahami salah satu usaha yang menjadi bagian dari aktivitas ekonomi masyarakat setempat.
“Kami mendapatkan pengalaman baru dengan melihat langsung proses pembersihan sarang burung walet. Dari sini kami dapat memahami bahwa potensi ekonomi desa tidak hanya berasal dari sektor yang terlihat secara umum, tetapi juga dari usaha yang dikelola masyarakat secara mandiri dan membutuhkan keterampilan khusus,” ujarnya.
Hanif menambahkan bahwa pengenalan terhadap potensi lokal penting bagi mahasiswa selama menjalankan KKN. Menurutnya, pemahaman tersebut dapat membantu mahasiswa melihat berbagai peluang yang dimiliki masyarakat serta memahami proses pengelolaannya secara langsung.
Usaha burung walet menjadi salah satu aktivitas ekonomi yang dijalankan masyarakat Desa Sugie. Selain memberikan sumber pendapatan bagi pelaku usaha, rangkaian kegiatan mulai dari pemeliharaan hingga pengolahan sarang juga melibatkan keterampilan dan ketekunan masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN memperoleh pembelajaran mengenai pentingnya pengelolaan potensi lokal secara produktif. Pengalaman ini juga menjadi bagian dari upaya mahasiswa untuk memahami kondisi sosial dan ekonomi masyarakat secara lebih dekat.
KKN STAIN Kepri berharap potensi ekonomi yang dimiliki Desa Sugie dapat terus dikembangkan secara baik dan berkelanjutan. Dengan mengenali potensi yang ada, masyarakat dapat terus membuka peluang usaha dan memperkuat kemandirian ekonomi desa. (Gby/Sri)