السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Awali Pekan dengan Semangat Pengabdian, Ketua STAIN SAR Kepri Tegaskan Efektivitas Kerja dan Prioritas Hak Mahasiswa

  • 24 Agustus 2026
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 164
Berita Utama

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Mengawali pekan dengan semangat pengabdian dan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan akademik, Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau, Prof. Dr. Azni, M.Ag., menegaskan pentingnya membangun budaya kerja yang efektif, disiplin, dan berorientasi pada pemenuhan hak mahasiswa. Pesan tersebut disampaikannya saat memimpin apel pagi di halaman Rektorat STAIN SAR Kepri, Senin (24/8/2026).

Apel pagi tersebut diikuti seluruh unsur pimpinan, dosen, dan tenaga kependidikan STAIN SAR Kepri. Bagi Prof. Azni, kegiatan tersebut menjadi apel Senin pertama yang diikutinya sejak mengemban amanah sebagai Ketua STAIN SAR Kepri.

Dalam amanatnya, Prof. Azni mengawali dengan mengajak seluruh peserta untuk mensyukuri kesehatan dan kesempatan yang diberikan Allah SWT. Menurutnya, hari Senin memiliki arti penting sebagai momentum awal untuk membangun semangat kerja selama sepekan.

“Mudah-mudahan hari Senin ini menjadi hari yang memotivasi kita untuk bekerja dan berkarya selama lima hari ke depan. Hari Senin merupakan hari yang sangat menentukan. Mudah-mudahan kita diberikan kesehatan, kekuatan, dan selalu dalam keadaan sehat walafiat,” ujarnya.

Prof. Azni menyampaikan bahwa pelaksanaan apel rutin pada Senin pagi akan dievaluasi dari sisi efektivitasnya. Evaluasi tersebut diperlukan agar kegiatan kelembagaan tidak mengurangi waktu dan kualitas pelaksanaan pembelajaran.

Ia menjelaskan bahwa keputusan mengenai keberlanjutan apel rutin akan dibahas bersama jajaran Wakil Ketua dan Kepala Bagian Administrasi, Umum, Akademik, dan Keuangan (AUAK) STAIN SAR Kepri.

“Nanti akan kita evaluasi apakah kegiatan apel ini efektif atau tidak. Kalau mengganggu waktu perkuliahan, tentu akan kita pertimbangkan kembali. Tetapi kalau tidak mengganggu, kita usahakan tetap dilaksanakan,” jelasnya.


Menurutnya, apel pagi memiliki nilai positif, terutama sebagai ruang komunikasi antara pimpinan dengan seluruh pegawai. Berbagai informasi dan kebijakan terbaru dapat disampaikan secara langsung sehingga seluruh unsur civitas academica memiliki pemahaman yang sama.

“Sebenarnya kegiatan seperti ini baik sekali, terutama ketika pimpinan memiliki informasi terbaru yang perlu disampaikan. Apel menjadi salah satu ruang untuk menyampaikan informasi tersebut secara langsung,” tuturnya.

Meski demikian, ia menekankan bahwa pelaksanaan apel harus tetap mempertimbangkan efektivitas waktu kerja dan kegiatan akademik. Kebijakan internal tersebut juga akan diselaraskan dengan ketentuan dan edaran Kementerian Agama, khususnya pada pelaksanaan apel dalam rangka peringatan hari-hari besar nasional.

Lebih lanjut, Prof. Azni mengingatkan seluruh dosen dan tenaga kependidikan untuk tetap menjaga kedisiplinan dalam menjalankan tugas. Evaluasi terhadap kegiatan apel, menurutnya, tidak boleh dimaknai sebagai kelonggaran terhadap disiplin kerja.

Ia menambahkan, seluruh program yang telah dirancang institusi harus tetap berjalan secara optimal. Setiap kebijakan dan kegiatan perlu dilaksanakan dengan mempertimbangkan efektivitas, efisiensi, serta tujuan utama penyelenggaraan pendidikan tinggi.

Dalam konteks tersebut, Prof. Azni menegaskan bahwa hak mahasiswa harus menjadi prioritas utama dalam setiap pengambilan keputusan kelembagaan.

“Yang paling kita kedepankan adalah hak mahasiswa. Jangan sampai hak mahasiswa terkurangi sedikit pun. Semua program harus kita lakukan secara efektif dengan tetap memastikan hak-hak mahasiswa terpenuhi,” katanya.


Penegasan tersebut menjadi bagian penting dari arah kepemimpinan baru STAIN SAR Kepri yang menempatkan kualitas layanan akademik sebagai salah satu orientasi utama. Efektivitas kerja bukan semata-mata diukur dari banyaknya kegiatan yang dilaksanakan, tetapi dari sejauh mana setiap kegiatan memberikan manfaat nyata bagi institusi dan mahasiswa.

Menutup amanatnya, Prof. Azni mengajak seluruh civitas academica untuk membangun niat yang baik dalam menjalankan tugas. Bekerja di lingkungan perguruan tinggi, menurutnya, tidak hanya merupakan kewajiban profesional, tetapi juga bagian dari pengabdian kepada Allah SWT.

“Mari kita niatkan bahwa hari ini kita bekerja karena Allah. Dengan niat yang baik, mudah-mudahan Allah SWT memberkahi pekerjaan kita dan memberikan kebaikan dari setiap pengabdian yang kita lakukan,” pungkasnya.

Apel pagi tersebut menjadi momentum awal bagi pimpinan dan seluruh civitas academica STAIN SAR Kepri untuk memperkuat komunikasi, kedisiplinan, serta budaya kerja yang berorientasi pada efektivitas dan pelayanan akademik.

Dengan semangat kerja yang terukur, komunikasi yang terbuka, dan komitmen menempatkan mahasiswa sebagai prioritas, STAIN SAR Kepri diharapkan mampu membangun budaya kelembagaan yang semakin profesional, adaptif, dan berorientasi pada mutu. (LF)