السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Mahasiswa KKN STAIN Kepri Edukasi Bahaya Pergaulan Bebas, Perkuat Karakter Siswa SMP Negeri 23 Bintan

  • 21 Agustus 2026
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 12
Berita Utama

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STAIN Kepri yang bertugas di Desa Mantang Baru melaksanakan sosialisasi tentang bahaya pergaulan bebas bagi siswa SMP Negeri 23 Bintan pada Jumat (21/8). Kegiatan ini menjadi bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan membangun kesadaran generasi muda terhadap pentingnya memilih lingkungan pergaulan yang sehat dan positif.

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan SMP Negeri 23 Bintan tersebut mendapat dukungan penuh dari Kepala Sekolah, Reni Nova, S.Pd., serta berada di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), M. Khafrawi. Sosialisasi diikuti oleh para siswa dengan antusias sebagai upaya memberikan pemahaman mengenai berbagai risiko yang dapat timbul akibat pergaulan yang tidak sehat di kalangan remaja.

Ketua Kelompok KKN Desa Mantang Baru, Ade Ramdani, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam menjawab tantangan sosial yang dihadapi generasi muda saat ini.

“Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap berbagai pengaruh lingkungan. Melalui kegiatan ini, kami ingin membantu siswa memahami pentingnya menjaga diri, memilih teman yang baik, dan berani menolak ajakan yang dapat merugikan masa depan mereka,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan diawali dengan pembukaan dan doa bersama, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Zuhru selaku pemateri. Materi yang disampaikan mencakup pengertian pergaulan bebas, faktor penyebab, bentuk-bentuk perilaku yang menyimpang, serta dampak negatif yang dapat ditimbulkan terhadap pendidikan, kesehatan, hubungan sosial, dan masa depan remaja.

Pemateri juga menyoroti pentingnya literasi digital di era perkembangan teknologi dan media sosial. Para siswa diajak untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial serta tidak mudah terpengaruh oleh tren maupun ajakan yang berpotensi membawa dampak negatif.

Selain memberikan pemahaman mengenai risiko pergaulan bebas, mahasiswa KKN juga mendorong siswa untuk mengembangkan potensi diri melalui kegiatan yang produktif, seperti belajar, berorganisasi, berolahraga, mengikuti kegiatan keagamaan, serta aktif dalam berbagai aktivitas positif di sekolah dan lingkungan masyarakat.

Kepala SMP Negeri 23 Bintan, Reni Nova, S.Pd., menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, edukasi yang diberikan mahasiswa KKN menjadi tambahan wawasan yang bermanfaat bagi siswa dalam menghadapi berbagai tantangan pergaulan di usia remaja.

Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi para siswa, tetapi juga memperkuat peran STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau sebagai perguruan tinggi yang aktif menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat. Kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat menjadi jembatan transfer pengetahuan sekaligus sarana membangun kepedulian sosial yang berkelanjutan.

Melalui program sosialisasi ini, mahasiswa KKN STAIN Kepri turut berkontribusi dalam mendukung pembentukan karakter generasi muda yang berakhlak, bertanggung jawab, dan memiliki kemampuan mengambil keputusan secara bijak. Dampak yang diharapkan tidak hanya terlihat dari meningkatnya pemahaman siswa mengenai bahaya pergaulan bebas, tetapi juga dari tumbuhnya kesadaran untuk membangun lingkungan pertemanan yang sehat serta budaya sekolah yang lebih positif.

Kegiatan tersebut menjadi bukti nyata bahwa program KKN tidak sekadar memenuhi kewajiban akademik, melainkan mampu menghadirkan solusi edukatif atas persoalan sosial yang dihadapi masyarakat. Sinergi antara kampus, sekolah, dan masyarakat diharapkan terus terjalin sehingga keberadaan mahasiswa KKN dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Bintan. (Gby/Aulia)