السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Mahasiswa KKN STAIN Kepri Kenalkan Ecoprint kepada Murid SD Darussalam di Tembeling

  • 20 Agustus 2026
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 25
Berita Utama

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau Kelompok 1 Desa Tembeling mengajak murid kelas I dan II SD Darussalam, Dusun II Balai Rejo, Desa Tembeling, mempraktikkan pembuatan ecoprint menggunakan bahan alam, Kamis (20/8).

Kegiatan yang berlangsung di halaman Mushola Darussalam tersebut diikuti para murid dengan praktik langsung membuat motif pada totebag menggunakan sejumlah jenis daun yang tersedia di sekitar lokasi.

Mahasiswa KKN terlebih dahulu memperkenalkan teknik ecoprint kepada peserta. Setelah itu, murid diajak mencari dan memilih daun yang dapat digunakan sebagai bahan, di antaranya daun paku, daun ubi, dan daun pepaya.

Daun yang terkumpul kemudian disusun di atas permukaan totebag polos. Susunan tersebut ditutup menggunakan plastik sebelum dipukul dengan palu kayu. Proses pemukulan dilakukan untuk memindahkan bentuk dan pigmen alami daun ke permukaan kain.

Ketua Kelompok KKN 1 Desa Tembeling, Dody Aswaldy Midduk, mengatakan kegiatan tersebut dirancang agar murid dapat mengenal pemanfaatan bahan alam melalui pengalaman langsung.

“Kami ingin anak-anak tidak hanya mengenal ecoprint secara teori, tetapi juga mencoba langsung proses pembuatannya dengan memanfaatkan daun yang ada di sekitar mereka. Dari kegiatan ini, mereka bisa melihat bahwa lingkungan sekitar dapat menjadi sumber belajar sekaligus menghasilkan karya yang bernilai,” ujar Dody.

Selama praktik berlangsung, mahasiswa KKN mendampingi murid mulai dari pemilihan daun, penyusunan motif, hingga proses pemukulan. Murid kemudian membawa pulang totebag yang telah mereka buat sebagai hasil dari kegiatan tersebut.

Pengurus Mushola Darussalam mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan mahasiswa KKN. Ia menilai kegiatan tersebut memberikan aktivitas pembelajaran tambahan bagi anak-anak di lingkungan mushola.

“Kami sangat terbuka dan berterima kasih atas kehadiran adik-adik mahasiswa KKN. Semoga ilmu yang diberikan bisa terus diingat dan dipraktikkan oleh anak-anak kami,” ungkapnya.

Kegiatan ecoprint tersebut tidak hanya memperkenalkan teknik membuat motif pada kain, tetapi juga memperlihatkan kepada murid bahwa bahan yang terdapat di lingkungan sekitar dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan karya kreatif. Proses yang dilakukan secara langsung membuat murid terlibat sejak tahap pemilihan bahan hingga menghasilkan produk.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program pengabdian di Desa Tembeling yang menyasar masyarakat, termasuk anak-anak. Pendekatan praktik digunakan agar materi yang diberikan dapat langsung diterapkan oleh peserta selama kegiatan berlangsung.

Hasil totebag yang dibuat para murid menjadi luaran langsung dari kegiatan tersebut. Selain menjadi karya pribadi, totebag tersebut juga dapat menjadi pengingat bagi peserta mengenai pengalaman belajar memanfaatkan bahan alam untuk kegiatan kreatif.


Praktik ecoprint merupakan salah satu rangkaian kegiatan KKN STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau Kelompok 1 selama melaksanakan pengabdian di Dusun II Balai Rejo, Desa Tembeling. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa berinteraksi langsung dengan masyarakat sekaligus menghadirkan aktivitas edukatif yang melibatkan anak-anak. (Gby/Dina)