السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Lingga, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau Desa Bakong menggelar kegiatan pendidikan karakter bertajuk “Perenungan Kata Tolong, Maaf, dan Terima Kasih” di TPA As-Sabirin, Desa Bakong, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Minggu (16/8).
Kegiatan yang diikuti oleh anak-anak TPA tersebut bertujuan menanamkan nilai-nilai kesopanan, rasa hormat kepada orang lain, serta penghargaan terhadap peran orang tua dalam kehidupan sehari-hari. Melalui pendekatan yang sederhana dan interaktif, mahasiswa KKN mengajak peserta memahami pentingnya membiasakan penggunaan tiga kata yang menjadi dasar etika dalam berkomunikasi.
Materi kegiatan disampaikan oleh Huzaimah, mahasiswa KKN Desa Bakong. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa kata “tolong”, “maaf”, dan “terima kasih” memiliki makna penting dalam membentuk karakter anak sejak usia dini.
Menurut Huzaimah, kata “tolong” mengajarkan seseorang untuk meminta bantuan dengan sopan, kata “maaf” melatih keberanian untuk mengakui kesalahan, sedangkan kata “terima kasih” menjadi bentuk penghargaan atas kebaikan dan bantuan yang diterima dari orang lain.
“Ketiga kata ini terlihat sederhana, tetapi memiliki peran penting dalam membentuk sikap santun dan akhlak yang baik apabila dibiasakan sejak kecil,” ujarnya di hadapan peserta kegiatan.
Setelah sesi penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi perenungan yang mengajak anak-anak untuk merefleksikan hubungan mereka dengan orang tua. Dalam suasana yang khidmat, peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan perasaan, harapan, serta ungkapan terima kasih kepada orang tua mereka.
Salah satu peserta, Iza, menyampaikan harapannya agar kedua orang tuanya senantiasa diberikan kesehatan dan umur panjang. Ia mengungkapkan keinginannya untuk membanggakan orang tua serta mewujudkan cita-citanya di masa depan.
Ungkapan tersebut menjadi salah satu momen yang menarik perhatian selama kegiatan berlangsung. Melalui sesi perenungan, anak-anak diajak menyadari besarnya kasih sayang, perhatian, dan pengorbanan yang diberikan orang tua dalam mendukung tumbuh kembang mereka.
Selain menyampaikan harapan, peserta juga diajak untuk mengungkapkan permintaan maaf atas kesalahan yang pernah dilakukan serta menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan yang diberikan keluarga. Kegiatan ini menjadi sarana bagi anak-anak untuk belajar mengekspresikan perasaan secara positif dan penuh penghargaan.
Mahasiswa KKN Desa Bakong menilai pendidikan karakter perlu ditanamkan sejak dini melalui kebiasaan-kebiasaan sederhana yang dekat dengan kehidupan anak. Penggunaan kata “tolong”, “maaf”, dan “terima kasih” dinilai menjadi salah satu langkah awal dalam membangun sikap saling menghormati dan peduli terhadap sesama.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN berharap anak-anak tidak hanya memahami makna dari ketiga kata tersebut secara teoritis, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, tempat belajar, maupun di tengah masyarakat.
Program ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN STAIN Kepri dalam mendukung pembentukan karakter generasi muda melalui pendekatan edukatif yang menekankan nilai kesopanan, empati, dan penghargaan terhadap orang lain. (Gby/Arifin)