السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Mahasiswa KKN STAIN Kepri Luncurkan Buku Monitoring Mengaji untuk Santri TPQ Darussalam

  • 15 Agustus 2026
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 21
Berita Utama

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau (STAIN SAR Kepri) meluncurkan buku monitoring mengaji bagi santri Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) Darussalam di Dusun II Balai Rejo, Desa Tembeling, Kabupaten Bintan, Jumat (15/8).

Peluncuran buku tersebut dilakukan sebagai upaya mendukung proses pembelajaran Al-Qur'an yang lebih terstruktur sekaligus memudahkan pengajar dan orang tua dalam memantau perkembangan belajar santri. Buku monitoring diserahkan secara simbolis kepada Ketua Yayasan Darussalam Syafaat Bintan dan disaksikan oleh para wali murid TPQ Darussalam.

Buku monitoring mengaji dirancang sebagai instrumen pencatatan perkembangan belajar santri, mulai dari capaian membaca Al-Qur'an hingga perkembangan hafalan. Melalui buku tersebut, proses pembelajaran diharapkan dapat terdokumentasi secara lebih sistematis dan berkelanjutan.

Ketua RT 001 Balai Rejo dalam sambutannya mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN STAIN SAR Kepri yang menghadirkan program tersebut. Menurutnya, buku monitoring mengaji dapat menjadi sarana pendukung bagi pendidikan keagamaan anak-anak sekaligus memperkuat komunikasi antara pengajar dan wali murid terkait perkembangan belajar santri.

Ketua Yayasan Darussalam Syafaat Bintan, Muhammad Nu'man, juga menyampaikan apresiasinya atas kontribusi mahasiswa KKN. Ia menilai keberadaan buku monitoring akan membantu pihak yayasan dalam melakukan evaluasi pembelajaran secara berkala serta memberikan informasi yang lebih jelas kepada orang tua mengenai perkembangan kemampuan mengaji anak.

Ketua Panitia kegiatan, Maulana Abdilah Situmorang, menjelaskan bahwa program tersebut merupakan salah satu program unggulan mahasiswa KKN di Desa Tembeling. Penyusunan buku dilakukan berdasarkan hasil observasi terhadap aktivitas pembelajaran di TPQ Darussalam selama masa pengabdian berlangsung.

"Isi buku disesuaikan dengan kebutuhan pembelajaran di TPQ sehingga dapat digunakan secara praktis oleh pengajar maupun santri," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Kelompok KKN, Dody Aswaldy, berharap buku monitoring tersebut dapat terus dimanfaatkan setelah masa KKN berakhir. Menurutnya, keberlanjutan program sangat bergantung pada kolaborasi antara pengajar, pengurus yayasan, dan wali murid dalam mendukung proses pendidikan Al-Qur'an bagi anak-anak.

Pada sesi pemaparan, mahasiswa KKN Diva Rahmadhani Afkar menjelaskan isi dan mekanisme penggunaan buku monitoring kepada para wali murid dan pengurus TPQ. Buku tersebut memuat sejumlah komponen pembelajaran, seperti pencatatan setoran hafalan, setoran mengaji, materi akidah dasar, serta pengenalan nilai-nilai ekoteologi.

Materi ekoteologi yang dimuat dalam buku antara lain mengajarkan kebiasaan menggunakan air secara bijak, menjaga kebersihan lingkungan dari sampah, dan menghemat penggunaan listrik. Materi tersebut disusun dengan bahasa yang sederhana agar mudah dipahami dan diterapkan oleh santri dalam kehidupan sehari-hari.

Peluncuran buku monitoring mengaji mendapat sambutan positif dari para wali murid yang hadir. Mereka menilai keberadaan buku tersebut dapat membantu memantau perkembangan belajar anak sekaligus mendorong keterlibatan orang tua dalam proses pendidikan Al-Qur'an.


Melalui program ini, mahasiswa KKN STAIN SAR Kepri berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi penguatan pendidikan keagamaan di masyarakat. Buku monitoring mengaji tersebut diharapkan menjadi sarana yang mendukung peningkatan kualitas pembelajaran Al-Qur'an serta dapat terus digunakan secara berkelanjutan di TPQ Darussalam. (Gby/Dina)