السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Dalam upaya memastikan mutu penyelenggaraan pendidikan sekaligus mempersiapkan pelaksanaan Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027, Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau menggelar Rapat Evaluasi Akademik dan Pembahasan Beban Akademik Dosen (BAD) di Ruang Rapat Gedung Kuliah Terpadu STAIN SAR Kepri, Kamis (23/7/2026). Forum strategis tersebut menjadi wadah untuk mengevaluasi capaian akademik semester genap sekaligus merumuskan langkah-langkah peningkatan kualitas layanan akademik pada semester mendatang.
Rapat
dipimpin oleh Ketua STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau, Dr. H. Muhammad
Faisal, M.Ag., dan dihadiri oleh unsur pimpinan, Kepala Bagian Administrasi
Umum, Akademik, dan Keuangan (AUAK), Ketua dan Sekretaris Senat, Kepala Pusat
Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M), Kepala Pusat Penjaminan Mutu
(P2M), kepala laboratorium, ketua dan sekretaris program studi, Tim Beban
Akademik Dosen (BAD), serta dosen di lingkungan STAIN SAR Kepri.
Kepala
Bagian AUAK, Dr. H. Imam Subekti, M.Pd.I., menjelaskan bahwa rapat evaluasi
akademik dilaksanakan untuk memastikan seluruh proses administrasi dan akademik
semester sebelumnya telah diselesaikan sebelum memasuki semester baru.
"Melalui rapat ini kita mengevaluasi seluruh pelaksanaan akademik semester genap, mulai dari penyelesaian nilai mahasiswa, perkembangan penyelesaian skripsi dan tesis, hingga administrasi pembayaran honor dosen. Semua hal tersebut harus dipastikan tuntas agar tidak menjadi kendala ketika memasuki semester baru," ujarnya.
.jpeg)
.jpeg)
Ia
menambahkan bahwa setiap program studi diminta menyampaikan laporan
perkembangan akademik, termasuk penyelesaian administrasi pembelajaran,
evaluasi pelaksanaan perkuliahan, hingga kinerja dosen sebagai bahan penyusunan
langkah-langkah peningkatan mutu akademik pada semester berikutnya.
Pada
kesempatan yang sama, Kasubbag Layanan Akademik, Dvi Afriansyah, S.Pd.I., M.AP.,
melaporkan bahwa penyelesaian nilai mata kuliah maupun ujian skripsi secara
umum telah rampung. Meski demikian, beberapa administrasi akademik, khususnya
laporan dosen luar biasa dan dosen kerja sama, masih perlu segera diselesaikan
agar proses pembayaran honor dapat dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain
mengevaluasi pelaksanaan akademik semester genap, rapat juga membahas berbagai
persiapan menghadapi Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027, mulai dari
penyusunan jadwal perkuliahan, distribusi Beban Akademik Dosen (BAD), kesiapan
tenaga pengajar, hingga penguatan tata kelola administrasi akademik.
Salah
satu isu strategis yang menjadi perhatian utama dalam rapat tersebut adalah
perkembangan penerimaan mahasiswa baru, khususnya melalui skema Kartu Indonesia
Pintar (KIP) Kuliah. Ketua STAIN SAR Kepri, Dr. H. Muhammad Faisal, M.Ag.,
menyampaikan bahwa berdasarkan informasi dari Kementerian Agama, kuota penerima
KIP Kuliah tahun 2026 mengalami peningkatan sehingga perlu dimanfaatkan secara
optimal.
"Kesempatan ini harus kita maksimalkan. Seluruh program studi perlu bergerak bersama melakukan sosialisasi agar calon mahasiswa yang memenuhi persyaratan dapat memanfaatkan fasilitas KIP Kuliah. Ini merupakan bagian dari komitmen kita dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat," tegasnya.
.jpeg)
.jpeg)
Ia
menginstruksikan seluruh ketua dan sekretaris program studi beserta civitas academica
untuk lebih masif melakukan promosi penerimaan mahasiswa baru, khususnya kepada
calon mahasiswa dari keluarga kurang mampu yang berpotensi memperoleh bantuan
KIP Kuliah. Menurutnya, kolaborasi seluruh unit menjadi kunci dalam
meningkatkan angka penerimaan mahasiswa baru sekaligus memperluas kesempatan
masyarakat mengakses pendidikan tinggi keagamaan.
Rapat
juga membahas penguatan kerja sama akademik dengan berbagai perguruan tinggi,
khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dosen melalui skema dosen kerja sama (LK),
penyempurnaan administrasi dosen, serta penataan distribusi mata kuliah sesuai
bidang keahlian masing-masing dosen. Langkah tersebut dinilai penting sebagai
bagian dari implementasi sistem penjaminan mutu dan pemenuhan indikator kinerja
perguruan tinggi.
Menutup
rapat, Dr. Muhammad Faisal mengajak seluruh unit kerja untuk memperkuat
koordinasi, mempercepat penyelesaian berbagai pekerjaan administrasi, serta
menjaga komitmen dalam meningkatkan kualitas layanan akademik.
"Keberhasilan
penyelenggaraan akademik bukan hanya ditentukan oleh perencanaan yang baik,
tetapi juga oleh sinergi seluruh unsur kampus dalam menyelesaikan setiap
pekerjaan secara tepat waktu dan bertanggung jawab," pungkasnya. (LF)
Perluas Implementasi Tri Dharma, STAIN SAR Kepri dan UIN Suska Riau Perpanjang Kerja Sama Strategis
Komitmen Penguatan Industri Halal di Kepri : STAIN Kepri Sudah Memfasilitasi 6.362 Sertifikat Halal