السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Tutup Asesmen Lapangan Prodi TBI, Asesor LAM Kependidikan Apresiasi Kemajuan Mutu dan Beri Rekomendasi Strategis bagi STAIN SAR Kepri

  • 08 Juli 2026
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 109
Berita Utama

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Pelaksanaan Asesmen Lapangan (AL) Program Studi Tadris Bahasa Inggris (TBI) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau resmi ditutup pada Rabu (8/7/2026) di Ruang Rapat Dosen Gedung Kuliah Terpadu STAIN SAR Kepri. Selama dua hari pelaksanaan asesmen, tim asesor dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAM Kependidikan) melakukan verifikasi menyeluruh terhadap tata kelola program studi, pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, sistem penjaminan mutu, sumber daya manusia, sarana prasarana, hingga capaian luaran akademik.

Tim asesor yang terdiri atas Prof. Dr. Phil. Saiful Akmal, S.Pd., M.A. dari UIN Ar-Raniry Banda Aceh dan Dr. Masitowarni Siregar, M.Ed. dari Universitas Negeri Medan menyampaikan apresiasi atas berbagai perkembangan yang telah dicapai Program Studi Tadris Bahasa Inggris dibandingkan asesmen sebelumnya.

Dalam penyampaian umpan balik, Prof. Saiful Akmal menegaskan bahwa secara umum dokumen borang dan implementasi mutu Prodi TBI menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan proses akreditasi sebelumnya.

"Secara umum borang Program Studi TBI jauh lebih baik dibandingkan pada asesmen sebelumnya. Kami melihat telah banyak perbaikan yang dilakukan. Tentu masih terdapat beberapa rekomendasi penguatan, namun berbagai capaian yang sudah baik perlu terus dipertahankan dan dikembangkan," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa asesmen lapangan tidak semata-mata bertujuan menemukan kekurangan, melainkan memberikan rekomendasi konstruktif agar program studi mampu terus meningkatkan kualitas secara berkelanjutan.


Beberapa aspek yang memperoleh perhatian asesor meliputi penguatan mekanisme evaluasi berkelanjutan, penyelarasan visi keilmuan dengan kelompok riset dosen, optimalisasi tata kelola, peningkatan jumlah dosen sesuai kebutuhan program studi, pengembangan jenjang karier akademik dosen, penyempurnaan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), peningkatan produktivitas penelitian, percepatan masa studi mahasiswa, hingga penguatan publikasi ilmiah bersama dosen dan mahasiswa.

Sementara itu, Dr. Masitowarni Siregar menyoroti pentingnya penyempurnaan kurikulum agar semakin responsif terhadap kebutuhan dunia kerja. Menurutnya, Program Studi TBI dapat memperkuat mata kuliah berbasis English for Specific Purposes (ESP), seperti course design, penerjemahan, maupun kompetensi profesi yang didukung sertifikasi sehingga lulusan memiliki daya saing yang semakin tinggi.

Ia juga mengapresiasi pelaksanaan pembelajaran yang ditampilkan dalam kegiatan microteaching. Menurutnya, proses pembelajaran telah menunjukkan penguasaan materi, penggunaan media pembelajaran yang inovatif, interaksi kelas yang baik, serta pengelolaan kelas yang efektif.

Selain itu, ia mendorong agar budaya akademik semakin diperkuat melalui integrasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat ke dalam proses pembelajaran, sehingga setiap mata kuliah memiliki landasan ilmiah yang kuat serta relevan dengan perkembangan keilmuan. Di sisi lain, budaya dokumentasi setiap kegiatan akademik juga perlu terus ditingkatkan sebagai bagian dari penguatan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI).


Menanggapi berbagai masukan tersebut, Ketua STAIN SAR Kepri, Dr. H. Muhammad Faisal, M.Ag., menyampaikan apresiasi atas pendampingan dan rekomendasi yang diberikan tim asesor selama proses asesmen berlangsung.

Menurutnya, seluruh catatan dan rekomendasi akan menjadi dasar penyusunan langkah strategis dalam pengembangan Program Studi Tadris Bahasa Inggris maupun penguatan sistem penjaminan mutu di lingkungan STAIN SAR Kepri.

"Kami mengucapkan terima kasih atas seluruh arahan, evaluasi, dan rekomendasi yang telah diberikan. Berbagai masukan tersebut akan kami tindak lanjuti melalui penyempurnaan kurikulum, penguatan sumber daya manusia, peningkatan promosi program studi, serta perbaikan tata kelola akademik secara berkelanjutan demi mewujudkan Program Studi TBI yang semakin unggul dan berdaya saing," ungkapnya.

Penutupan asesmen lapangan menjadi penanda berakhirnya seluruh rangkaian evaluasi eksternal LAM Kependidikan terhadap Program Studi Tadris Bahasa Inggris STAIN SAR Kepri. Melalui proses tersebut, STAIN SAR Kepri menegaskan komitmennya untuk terus membangun budaya mutu, memperkuat tata kelola akademik, serta menghadirkan pendidikan tinggi yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas lulusan sesuai kebutuhan masyarakat dan dunia kerja. (LF/Gby