السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Tanjungpinang, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Setelah menjalani proses pembelajaran langsung di lingkungan sekolah selama lebih dari empat bulan, Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau melaksanakan kegiatan penjemputan mahasiswa peserta Program Asistensi Mengajar di SD Islam Manarul Ilmi Al Fajr pada Kamis (18/6/2026). Kegiatan ini menjadi penanda berakhirnya rangkaian implementasi Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) sekaligus momentum refleksi atas pengalaman akademik dan praktik kependidikan yang telah diperoleh mahasiswa di sekolah mitra.
Program
Asistensi Mengajar ini diikuti oleh tiga mahasiswa semester VI Program Studi
PBA, yaitu M. Fadhlurrahman, Eka Melati Putri, dan M. Ikhsan. Selama
menjalankan program, mahasiswa terlibat secara aktif dalam berbagai aktivitas
pembelajaran serta memperoleh pengalaman langsung dalam mengimplementasikan
kompetensi pedagogik, profesional, dan sosial yang diperoleh selama proses
perkuliahan.
Dalam
kegiatan penjemputan tersebut, Program Studi PBA diwakili langsung oleh Ketua
Program Studi, Fajar Tresna Utama, M.A. Kehadiran rombongan disambut oleh
Kepala SD Islam Manarul Ilmi Al Fajr, Annisa Musyarofah, M.Pd., beserta jajaran
sekolah.
Pada kesempatan tersebut, Fajar Tresna Utama menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pihak sekolah yang telah membuka ruang kolaborasi dan memberikan pengalaman pembelajaran nyata bagi mahasiswa.

“Kami
menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada SD Islam Manarul Ilmi Al Fajr
yang telah menjadi mitra dalam pelaksanaan Program Asistensi Mengajar. Program
ini menjadi ruang belajar yang sangat berharga bagi mahasiswa untuk
mengembangkan kompetensi pedagogik dan profesional melalui pengalaman langsung
di lingkungan pendidikan,” tegasnya.
Ia
menambahkan bahwa pengalaman yang diperoleh mahasiswa selama mengikuti program
diharapkan dapat menjadi modal penting dalam membentuk karakter dan kesiapan
mereka sebagai calon pendidik di masa depan.
Selain
itu, Ketua Prodi PBA juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama proses
pelaksanaan program terdapat hal-hal yang kurang berkenan dari mahasiswa selama
berada di lingkungan sekolah.
“Kami
juga memohon maaf apabila selama menjalankan program terdapat kekurangan dari
mahasiswa kami. Semoga seluruh proses yang telah dilalui menjadi pengalaman
pembelajaran yang bermakna untuk terus meningkatkan kualitas diri dan
profesionalisme mereka,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala SD Islam Manarul Ilmi Al Fajr, Annisa Musyarofah, M.Pd., mengungkapkan bahwa kehadiran mahasiswa Program Studi PBA memberikan kontribusi positif terhadap proses pembelajaran di sekolah.

“Mahasiswa
mampu beradaptasi dengan baik, aktif dalam mendukung kegiatan belajar mengajar,
serta menghadirkan semangat dan pengalaman baru bagi peserta didik. Kami
berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih
luas di masa mendatang,” ungkapnya.
Program
Asistensi Mengajar merupakan salah satu implementasi kebijakan MBKM yang
dirancang untuk memberikan pengalaman autentik kepada mahasiswa dalam dunia
pendidikan. Melalui program ini, mahasiswa didorong untuk tidak hanya
mengembangkan kemampuan mengajar, tetapi juga memperkuat keterampilan
komunikasi, kepemimpinan, kolaborasi, serta kemampuan menyelesaikan tantangan
nyata di lingkungan sekolah.
Berakhirnya
program ini diharapkan menjadi awal dari lahirnya calon pendidik yang adaptif,
profesional, dan memiliki sensitivitas terhadap dinamika pembelajaran di
lapangan. Selain itu, kerja sama antara Program Studi PBA STAIN Sultan
Abdurrahman Kepulauan Riau dan SD Islam Manarul Ilmi Al Fajr diharapkan terus
berkembang sebagai bagian dari penguatan ekosistem pendidikan yang kolaboratif
dan berkelanjutan. (LF/FTU)
STAIN SAR Kepri Lantik Jabatan Fungsional ASN, Dorong Produktivitas dan Kinerja Akademik
Kolaborasi Dosen dan Mahasiswa IAT STAIN SAR Kepri Tembus Forum Internasional ICQSIC 2026
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN