السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Kolaborasi Dosen dan Mahasiswa IAT STAIN SAR Kepri Tembus Forum Internasional ICQSIC 2026

  • 18 Juni 2026
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 97
Berita Utama

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat budaya akademik dan publikasi ilmiah melalui partisipasi aktif dosen dan mahasiswa pada International Conference on Qur'anic Studies and Islamic Civilization (ICQSIC) 2026 yang diselenggarakan secara hybrid oleh Universitas PTIQ Jakarta pada Kamis (18/6/2026).

Konferensi internasional ini mengusung tema “Revisiting the Golden Age: Integrating Qur'anic Inspiration and Prophetic Traditions in the Rise of Science, Civilization, and Contemporary Challenges” dan diikuti oleh hampir 50 akademisi, peneliti, serta cendekiawan dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia maupun mancanegara.

Partisipasi STAIN SAR Kepri pada forum ilmiah tersebut diwujudkan melalui kolaborasi penulisan artikel antara dosen dan mahasiswa Program Studi IAT. Tim penulis terdiri atas dua dosen IAT, yaitu Nur Ikhlas, M.A. dan Dr. Muhammad Lazim, Lc., M.A., bersama Lulu Khairunnisa, mahasiswa Program Studi IAT, yang bersama-sama menghadirkan kontribusi akademik dalam forum internasional tersebut.

Keikutsertaan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem akademik yang mendorong keterlibatan mahasiswa dalam forum ilmiah internasional sejak dini, sekaligus membuka ruang kolaborasi penelitian antara mahasiswa dan dosen.


Dalam rangkaian konferensi, peserta memperoleh berbagai perspektif mengenai pengembangan kajian Al-Qur’an dan peradaban Islam dalam menjawab tantangan kontemporer. Selain menjadi ruang diseminasi hasil penelitian, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan peluncuran jurnal akademik dan menjadi forum yang mempertemukan para akademisi dari berbagai negara untuk membangun jejaring keilmuan yang lebih luas.

Artikel yang dipresentasikan pada konferensi ini direncanakan akan diterbitkan dalam Prosiding Internasional ICQSIC 2026, sementara sejumlah artikel terbaik akan direkomendasikan untuk dipublikasikan pada jurnal-jurnal di bawah Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam Universitas PTIQ Jakarta.

Lulu Khairunnisa menyampaikan rasa syukur atas kesempatan mengikuti forum ilmiah internasional tersebut.

“Saya sangat bersyukur dapat ikut serta dalam konferensi ICQSIC 2026 di tengah para akademisi dan dosen dari berbagai institusi. Pengalaman ini menjadi pembelajaran yang sangat berharga dan semoga menjadi langkah awal untuk terus berkembang serta berkontribusi lebih luas dalam dunia akademik,” ungkapnya.


Sementara itu, dosen sekaligus Ketua Prodi IAT, Nur Ikhlas, M.A., menegaskan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam konferensi internasional merupakan bagian dari strategi penguatan budaya akademik di lingkungan program studi.

“Kami berharap keikutsertaan mahasiswa dan dosen dalam forum internasional seperti ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa IAT lainnya untuk terus aktif dalam penelitian dan publikasi ilmiah. Ke depan, kolaborasi dosen dan mahasiswa dalam bidang riset maupun pengabdian diharapkan semakin berkembang dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Partisipasi pada ICQSIC 2026 menjadi salah satu bentuk komitmen Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir STAIN SAR Kepri dalam mendorong internasionalisasi akademik, memperluas jejaring keilmuan, serta menghadirkan budaya riset kolaboratif yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan masyarakat global. (LF/Lulu)