السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Dari Imajinasi Menjadi Kreasi, PIAFest 2026 Tampilkan Inovasi APE dan Panggung Kreativitas Mahasiswa PIAUD STAIN SAR Kepri

  • 15 Juni 2026
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 97
Kabar Prodi

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Sebagai ruang pertemuan antara kreativitas, inovasi, dan praktik pembelajaran, Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau menyelenggarakan PIAUD Artventure Festival (PIAFest) 2026 bertema “Dari Imajinasi Menjadi Kreasi, dari Seni Menjadi Inspirasi” di Auditorium Razali Jaya STAIN SAR Kepri pada Senin (15/6/2026). Kegiatan ini menjadi wadah apresiasi hasil pembelajaran mahasiswa sekaligus sarana menampilkan berbagai inovasi pendidikan anak usia dini kepada warga kampus.

PIAFest 2026 menghadirkan beragam penampilan seni mahasiswa serta pameran Alat Permainan Edukatif (APE) hasil karya mahasiswa PIAUD dari berbagai semester. Festival ini dirancang sebagai implementasi pembelajaran berbasis praktik yang mengintegrasikan kreativitas, pedagogi, dan inovasi media pembelajaran anak usia dini secara aplikatif dan kontekstual.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua STAIN SAR Kepri, Dr. H. Muhammad Faisal, M.Ag. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas konsistensi Program Studi PIAUD dalam membangun budaya akademik yang produktif melalui kegiatan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi mampu menghadirkan ruang pembelajaran nyata bagi mahasiswa.

Menurutnya, karya-karya yang ditampilkan melalui PIAFest menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki potensi besar dalam menghasilkan media pembelajaran yang kreatif dan relevan dengan kebutuhan pendidikan masa kini.


“Berbagai APE yang dipamerkan menunjukkan potensi inovasi mahasiswa yang dapat terus dikembangkan dan diperkenalkan kepada masyarakat secara lebih luas,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Program Studi PIAUD, Nadya Nela Rosa, M.Psi., menjelaskan bahwa PIAFest 2026 merupakan bagian dari strategi pembelajaran yang mendorong mahasiswa untuk tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerjemahkannya ke dalam karya yang memiliki nilai edukatif dan kebermanfaatan.

Menurutnya, festival tersebut menjadi ruang aktualisasi kompetensi mahasiswa sekaligus sarana untuk menumbuhkan kreativitas, kemampuan kolaborasi, serta kesiapan menghadapi dinamika dunia pendidikan anak usia dini yang terus berkembang.

“Melalui festival ini, mahasiswa didorong untuk menghadirkan karya yang tidak hanya kreatif secara visual, tetapi juga memiliki nilai edukatif bagi perkembangan anak usia dini,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa PIAFest 2026 juga diharapkan mampu memperkuat identitas keilmuan Program Studi PIAUD sebagai ruang tumbuh lahirnya inovasi pembelajaran yang adaptif, inspiratif, dan berbasis kebutuhan anak.


Berbagai APE yang dipamerkan menampilkan ragam inovasi pembelajaran, mulai dari media pengenalan huruf, angka, warna, profesi, transportasi, bahasa Arab, hingga permainan motorik dan eksploratif seperti smart box, pop up book, puzzle edukatif, roda putar huruf, robot pembelajaran, papan geometri, serta permainan berbasis koordinasi gerak anak. Keseluruhan karya tersebut menjadi representasi kemampuan mahasiswa dalam mengintegrasikan aspek pedagogik, kreativitas, desain media, dan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi anak usia dini.

Melalui penyelenggaraan PIAFest 2026, Program Studi PIAUD STAIN SAR Kepri berharap dapat terus menumbuhkan budaya akademik yang kreatif, inovatif, dan aplikatif, sekaligus memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam menghadirkan pembelajaran anak usia dini yang inspiratif, humanis, dan relevan dengan perkembangan zaman. (LF/Radiatul)

Dokumentasi: