السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Semangat membangun budaya kerja yang produktif dan memperkuat komitmen akademik kembali diteguhkan melalui pelaksanaan Apel Pagi Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau yang berlangsung di halaman Gedung Rektorat STAIN SAR Kepri pada Senin (15/6/2026). Kegiatan tersebut diikuti unsur pimpinan, dosen, dan tenaga kependidikan serta dipimpin langsung oleh Ketua STAIN SAR Kepri, Dr. H. Muhammad Faisal, M.Ag., sebagai pembina apel.
Apel
pagi menjadi momentum penguatan komitmen bersama dalam menjaga semangat kerja,
meningkatkan produktivitas akademik, serta memperkuat kontribusi kelembagaan
menuju pengembangan institusi yang lebih progresif dan berdaya saing.
Dalam
amanatnya, Ketua STAIN SAR Kepri mengajak seluruh civitas academica menjadikan
momentum Tahun Baru Islam sebagai ruang refleksi sekaligus penguatan semangat
kolektif dalam membangun kampus.
Ia
menyampaikan ucapan selamat menyambut Tahun Baru Islam serta mengajak seluruh
warga kampus memanfaatkan momentum pergantian tahun hijriah untuk memperkuat
kebersamaan, meningkatkan etos kerja, dan terus menjaga optimisme dalam
menjalankan tugas pengabdian di lingkungan perguruan tinggi.
“Semoga tahun yang baru membawa semangat baru, memperkuat kekompakan, dan menumbuhkan energi positif untuk terus membangun kampus ini menjadi lebih baik,” ujarnya.
.jpeg)
Pada
kesempatan tersebut, Dr. Faisal juga mengingatkan bahwa masa akhir semester
bukan berarti aktivitas institusi ikut berhenti. Menurutnya, dosen dan tenaga
kependidikan tetap memiliki tanggung jawab untuk menjalankan tugas akademik dan
administratif sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Ia
menegaskan bahwa budaya kerja yang disiplin dan profesional menjadi fondasi
penting dalam memperkuat tata kelola perguruan tinggi.
Selain
itu, Ketua STAIN SAR Kepri turut menyampaikan gagasan penguatan budaya akademik
melalui program penulisan dan penerbitan buku kolaboratif dosen. Program
tersebut dirancang sebagai ruang produktivitas ilmiah yang melibatkan dosen
lintas bidang keilmuan dan diarahkan untuk mendukung peningkatan kinerja
akademik serta penguatan rekam jejak publikasi institusi.
Menurutnya,
pada tahap awal ditargetkan terbit sejumlah judul buku yang disusun secara
kolaboratif dengan melibatkan mayoritas penulis internal kampus serta membuka
peluang kolaborasi dengan akademisi dari perguruan tinggi lain.
“Budaya akademik harus terus bergerak. Selain menjalankan tugas pendidikan dan penelitian, kita juga perlu menghadirkan karya nyata melalui publikasi ilmiah yang memberikan dampak bagi pengembangan keilmuan dan institusi,” tegasnya.
.jpeg)
Lebih
lanjut, ia mendorong dosen untuk memanfaatkan momentum libur perkuliahan
sebagai ruang produktif dalam menyelesaikan penelitian dan karya ilmiah, serta
membuka kesempatan kolaborasi bersama mahasiswa sebagai bagian dari penguatan
ekosistem akademik kampus.
Di
akhir amanatnya, Ketua STAIN SAR Kepri mengajak seluruh civitas academica untuk
tetap bekerja sesuai aturan, menjaga profesionalisme, serta membangun suasana
kerja yang sehat dan konstruktif.
Menurutnya,
dinamika kelembagaan perlu disikapi secara dewasa dengan tetap mengedepankan
regulasi, komunikasi yang baik, dan semangat bersama dalam membesarkan
institusi.
Apel
pagi berlangsung dengan tertib dan khidmat serta menjadi sarana konsolidasi
internal untuk memperkuat budaya kerja, produktivitas akademik, dan komitmen
bersama dalam mewujudkan STAIN SAR Kepri sebagai perguruan tinggi Islam yang
unggul, kolaboratif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. (LF)
SMA, SMK, dan MA Siap Bertanding! Turnamen Futsal Dalam Rangka Milad ke-16 STAIN Kepri Resmi Dibuka
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN