السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Dalam upaya menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bermakna bagi anak usia dini, Laboratorium Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau menyelenggarakan kegiatan Outbound Fun & Game Happy Kids 2026 yang mengusung semangat Belajar, Bermain, Bersenang-Senang Bersama. Kegiatan ini dilaksanakan di Lapangan Voli STAIN SAR Kepri pada Kamis (11/6/2026) dan diperuntukkan bagi anak usia 4–6 tahun.
Kegiatan
tersebut dirancang sebagai ruang belajar berbasis pengalaman (experiential
learning) yang mengintegrasikan unsur bermain, eksplorasi, interaksi
sosial, serta stimulasi perkembangan anak secara holistik. Melalui pendekatan
outbound edukatif, peserta diajak belajar dalam suasana yang aktif,
menyenangkan, dan sesuai dengan karakteristik perkembangan anak usia dini.
Rangkaian kegiatan akan diisi dengan berbagai pos permainan edukatif yang dirancang untuk mengembangkan kemampuan motorik, sosial-emosional, kognitif, dan keterampilan komunikasi anak. Aktivitas yang disiapkan meliputi permainan Mengelompokkan Bola untuk melatih konsentrasi dan kemampuan klasifikasi, Estafet Pipa untuk membangun kerja sama dan kemampuan memecahkan masalah, Oper Hulahop untuk mengembangkan koordinasi tubuh dan interaksi sosial, serta Jaring Laba-Laba yang menantang keberanian, fokus, dan keterampilan motorik kasar anak.


Kepala
Laboratorium PAUD STAIN SAR Kepri, Lina Eka Retnaningsih, M.Pd., menegaskan
bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen laboratorium dalam
menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada aspek akademik,
tetapi juga penguatan karakter dan pengalaman belajar yang bermakna bagi anak.
Menurutnya,
dunia anak merupakan dunia bermain sehingga proses pembelajaran perlu dikemas
secara kreatif agar mampu menumbuhkan rasa ingin tahu, keberanian, dan
kemampuan bersosialisasi sejak dini.
“Outbound
Fun & Game Happy Kids merupakan bentuk pembelajaran kontekstual yang
memberikan ruang bagi anak untuk belajar melalui pengalaman langsung. Kami
berharap kegiatan ini dapat membantu anak mengembangkan keberanian, kerja sama,
kemandirian, serta membangun pengalaman positif dalam proses belajar,”
tegasnya.
Sementara itu, Ketua Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), Nadya Nela Rosa, M.Psi., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi sarana penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi, keluarga, dan masyarakat dalam mendukung tumbuh kembang anak.


Ia
menilai bahwa keterlibatan orang tua dan lingkungan menjadi faktor penting
dalam membangun pengalaman belajar yang optimal pada masa usia emas
perkembangan anak.
“Melalui
kegiatan ini, kami ingin menghadirkan ruang yang memungkinkan anak belajar
secara aktif, kreatif, dan menyenangkan sekaligus memperkuat kesadaran bahwa
pendidikan anak usia dini memerlukan dukungan bersama antara institusi
pendidikan dan keluarga,” ungkapnya.
Selain
memperoleh pengalaman bermain yang edukatif, peserta juga akan mendapatkan
sertifikat, dokumentasi kegiatan, serta kesempatan membangun interaksi positif
dengan teman sebaya dalam suasana yang aman dan menyenangkan.
Melalui
kegiatan ini, Laboratorium PAUD dan Program Studi PIAUD STAIN SAR Kepri
berharap dapat terus menghadirkan inovasi pembelajaran yang mendukung tumbuh
kembang anak serta membentuk generasi yang percaya diri, kolaboratif, dan
memiliki semangat belajar sejak usia dini. (LF)
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN