السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau kembali melaksanakan Projek Kegiatan Lapangan Mata Kuliah Manajemen Rumah Tahfidz melalui kegiatan Sisterfillah Qur’an Journaling bersama Gang Qur’an pada Ahad (17/5/2026). Kegiatan yang berlangsung di Qof Qur’an Center tersebut menjadi bagian dari implementasi pembelajaran lapangan dalam memperkuat kompetensi dakwah, pengelolaan pembinaan Al-Qur’an, serta penguatan nilai spiritual mahasiswa.
Kegiatan
ini merupakan bagian dari Mata Kuliah Manajemen Rumah Tahfidz yang diampu oleh
dosen Islamiyah, M.Ag. Hadir dalam kegiatan tersebut narasumber Ustadz
Sugianto, S.Ud., mahasiswi IAT STAIN SAR Kepri, di antaranya Adinda Viviana dan
Nadya Checilia Harahap, serta sejumlah jamaah muslimah yang mengikuti kegiatan
Sisterfillah.
Dalam
kegiatan tersebut, peserta memperoleh materi keislaman yang dikemas secara
interaktif dan reflektif. Ustadz Sugianto, S.Ud., menyampaikan kisah
keteladanan Umar bin Khattab sebagai salah satu figur penting dalam sejarah
Islam yang dikenal memiliki ketegasan, kepemimpinan, serta kecintaan terhadap
nilai-nilai kebenaran dan keadilan.
Selain penyampaian materi keislaman, kegiatan juga diisi dengan pembelajaran ilmu tajwid yang berfokus pada pembahasan hukum bacaan gunnah serta nun sukun dan tanwin. Peserta tidak hanya menerima materi secara teoritis, tetapi juga mengikuti sesi talaqi bersama pembimbing guna memperbaiki makharijul huruf dan ketepatan bacaan Al-Qur’an sesuai kaidah tajwid.

Dalam
sesi motivasi spiritual, narasumber menekankan pentingnya istiqamah dalam
mempelajari, membaca, dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Tajwid juga dianalogikan sebagai bentuk kasih sayang Allah Swt. dan Rasulullah
saw. yang senantiasa melekat dalam diri setiap muslim melalui penjagaan bacaan
Al-Qur’an yang baik dan benar.
Perwakilan
peserta menyampaikan bahwa kegiatan Sisterfillah Qur’an Journaling
memberikan pengalaman baru yang bermanfaat dalam memahami Al-Qur’an dengan
pendekatan yang menarik, santai, namun tetap bermakna. Peserta juga mengaku
lebih termotivasi untuk mendekatkan diri kepada Al-Qur’an serta memperluas
semangat belajar dan berdakwah bersama.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat karena tidak hanya menambah pemahaman tentang Al-Qur’an dan tajwid, tetapi juga menghadirkan suasana belajar yang nyaman dan terbuka bagi siapa saja tanpa batasan usia,” ujar salah satu peserta.

Sementara
itu, dosen pengampu mata kuliah, Islamiyah, M.Ag., menegaskan bahwa kegiatan
lapangan seperti ini merupakan bagian penting dalam membangun kompetensi
mahasiswa, khususnya dalam pengelolaan rumah tahfidz, pembinaan masyarakat,
serta penguatan dakwah berbasis Al-Qur’an.
Menurutnya,
mahasiswa tidak hanya dituntut memahami teori di ruang kelas, tetapi juga mampu
mengimplementasikan nilai-nilai keilmuan dan dakwah secara langsung di tengah
masyarakat melalui kegiatan edukatif dan pembinaan keagamaan.
Melalui
kegiatan Sisterfillah Qur’an Journaling tersebut, diharapkan semakin
banyak muslimah yang termotivasi untuk belajar, memahami, dan mengamalkan isi
Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Selain menjadi ruang pembelajaran,
kegiatan ini juga diharapkan menjadi media dakwah yang mampu menumbuhkan
semangat ukhuwah Islamiyah dan menjadi ladang amal serta keberkahan bagi
seluruh peserta. (LF/Nadya)
Apel Pagi STAIN SAR Kepri Tekankan Efektivitas Realisasi Anggaran dan Penguatan Sinergi Kelembagaan
Gaungkan Konservasi Laut, GenBI STAIN SAR Kepri Tanam 500 Lamun di Pantai Nara Bintan
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN