السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bone, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu – Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau, Dr. H. Muhammad Faisal, M.Ag., menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia yang digelar oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Ditjen Pendis) Kementerian Agama. Kegiatan strategis ini berlangsung di The Novena Hotel & Convention, Watampone, Bone, Sulawesi Selatan, pada 1–3 Oktober 2025.
Rakor
yang diikuti para Rektor dan Ketua PTKIN seluruh Indonesia ini membahas
sejumlah isu krusial terkait penguatan peran PTKIN dalam konteks nasional
maupun internasional. Dr. Muhammad Faisal menyampaikan bahwa agenda utama
mencakup strategi internasionalisasi PTKIN, upaya peningkatan daya saing
melalui perbaikan peringkat internasional (The Ranking), peningkatan
publikasi ilmiah bereputasi, serta implementasi Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) dan
Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).
“Forum
ini menjadi sarana penting untuk merumuskan arah kebijakan strategis PTKIN ke
depan, termasuk bagaimana kita dapat meningkatkan kualitas riset, memperluas
akses pendidikan, dan memperkuat jejaring internasional,” ujar Dr. Faisal.
Selain
itu, Rakor juga membahas penguatan pendidikan vokasi dan berbagai program
peningkatan mutu akademik untuk menjawab kebutuhan zaman dan tuntutan
masyarakat global. Partisipasi aktif STAIN SAR Kepri dalam forum ini diharapkan
dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan serta tindak lanjut yang mampu
memperkuat mutu akademik, tata kelola, dan daya saing institusi, baik di
tingkat nasional maupun internasional. (LF/Gby)
Dibuka Menag Nasaruddin Umar, KKN Nusantara 2026 Diikuti 240 Mahasiswa dari 42 PTK Se-Indonesia
Kunjungi STAIN SAR Kepri, Dubes Palestina Ajak Mahasiswa Menjadi Duta Perdamaian Berbasis Pendidikan