السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Semangat solidaritas kemanusiaan, penguatan pendidikan, dan komitmen terhadap perdamaian dunia mengemuka dalam kegiatan International Dialogue: Palestine, Education and World Peace yang diselenggarakan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau di Laboratorium Kompetensi Keagamaan Terpadu, Rabu (15/7/2026). Kegiatan ini dirangkaikan dengan pelepasan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler STAIN SAR Kepri Tahun 2026.
Dialog
internasional tersebut menghadirkan Duta Besar Palestina untuk Indonesia, H.E.
Abdalfatah A.K. Al-Sattar, yang memberikan kuliah umum mengenai kondisi
Palestina, pentingnya pendidikan, serta peran generasi muda dalam mewujudkan
perdamaian dunia. Kegiatan dihadiri unsur pimpinan, dosen, tenaga kependidikan,
mahasiswa, serta peserta KKN yang akan diterjunkan ke berbagai lokasi
pengabdian.
Mewakili
Ketua STAIN SAR Kepri, Wakil Ketua II STAIN SAR Kepri, Dr. Almahfuz, M.Si.,
menyampaikan apresiasi atas kunjungan resmi Duta Besar Palestina ke kampus
STAIN SAR Kepri. Menurutnya, kehadiran Duta Besar Palestina menjadi kehormatan
sekaligus momentum penting untuk memperkuat wawasan mahasiswa mengenai
nilai-nilai kemanusiaan, persaudaraan Islam, dan perdamaian global.
Dalam
sambutannya, Dr. Almahfuz menegaskan bahwa STAIN SAR Kepri sebagai perguruan
tinggi keagamaan Islam memiliki komitmen untuk menanamkan nilai-nilai moderasi
beragama, kepedulian sosial, serta membangun jejaring kerja sama internasional
yang mendukung pengembangan pendidikan.
"Kami merasa sangat terhormat atas kunjungan Bapak Duta Besar Palestina ke STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau. Kehadiran beliau memiliki makna yang sangat penting bagi civitas academica, khususnya dalam memperluas wawasan mahasiswa mengenai nilai-nilai kemanusiaan, pendidikan, dan perdamaian dunia. Semoga pertemuan ini menjadi awal terbangunnya kerja sama yang lebih erat dan memberikan inspirasi bagi mahasiswa untuk terus belajar serta berkontribusi bagi kemajuan umat," ujarnya.

Pada
kesempatan tersebut, H.E. Abdalfatah A.K. Al-Sattar menyampaikan pesan
inspiratif kepada mahasiswa STAIN SAR Kepri. Ia mengajak generasi muda untuk
menjadikan pendidikan sebagai bekal utama dalam membangun masa depan bangsa
sekaligus memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan.
Menurutnya,
keberhasilan suatu bangsa sangat ditentukan oleh kualitas generasi mudanya.
Karena itu, mahasiswa diharapkan memanfaatkan kesempatan belajar dengan
sebaik-baiknya sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan orang tua
sekaligus investasi bagi masa depan.
"Jadikan
pendidikan sebagai jalan untuk membangun masa depan kalian. Orang tua telah
berjuang demi keberhasilan kalian, maka manfaatkan kesempatan ini sebaik
mungkin. Masa depan berada di tangan kalian sendiri," pesannya di hadapan
mahasiswa.
Dalam pemaparannya, Duta Besar Palestina juga menegaskan bahwa keteguhan masyarakat Palestina dalam mempertahankan tanah air tidak terlepas dari kekuatan iman, pendidikan, serta keyakinan terhadap nilai-nilai yang diajarkan dalam Al-Qur'an dan sunnah Nabi Muhammad SAW. Ia menekankan bahwa perjuangan tidak hanya dilakukan melalui kekuatan fisik, tetapi juga melalui ilmu pengetahuan, karakter, dan keteguhan spiritual.

Ia
turut mengajak mahasiswa Indonesia untuk terus menumbuhkan solidaritas terhadap
perjuangan rakyat Palestina serta menjadi generasi yang mampu membawa
nilai-nilai perdamaian, keadilan, dan kemanusiaan dalam kehidupan
bermasyarakat.
Rangkaian
kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelepasan mahasiswa KKN Reguler STAIN SAR
Kepri Tahun 2026. Momentum tersebut menjadi simbol penguatan komitmen mahasiswa
untuk mengimplementasikan nilai-nilai pengabdian kepada masyarakat yang
berpijak pada ilmu pengetahuan, kepedulian sosial, dan semangat kemanusiaan
sebagaimana pesan yang disampaikan dalam dialog internasional.
Melalui
penyelenggaraan International Dialogue: Palestine, Education and World Peace,
STAIN SAR Kepri kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan ruang
akademik bertaraf internasional yang tidak hanya memperkaya wawasan keilmuan
mahasiswa, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kemanusiaan, perdamaian, dan
persaudaraan global sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan
Tinggi. (LF/Gby)
Kunjungi STAIN SAR Kepri, Dubes Palestina Ajak Mahasiswa Menjadi Duta Perdamaian Berbasis Pendidikan
Awali Persiapan KKN 2026, Kelompok Desa Mantang Lama Perkuat Sinergi Bersama DPL STAIN SAR Kepri