Bintan, STAIN KEPRI - Merebaknya wabah corona memaksa sejumlah perguruan tinggi meniadakan perkuliahan tatap muka dan menggantinya dengan kuliah daring (online). Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau resmi meliburkan mahasiswanya untuk menekan dampak virus Corona. Pemberlakuan libur ini dilakukan selama dua pekan.

Ketua STAIN SAR Kepri, Dr. Muhammad Faisal, M. Ag, Rabu, 18-08-2020 mengatakan, aktivitas perkuliahan sudah diliburkan mulai Selasa (17/3) hingga Selasa (31/4).

"Hari Selasa kemarin STAIN SAR Kepri sudah meliburkan mahasiswa untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona, meski diberlakukan libur, perkuliahan mahasiswa tetap berjalan seperti biasa. Perkuliahan dilakukan dengan menggunakan sistem online. Beberapa aplikasi media sosial (medsos) dipakai untuk menggantikan kuliah tatap muka,”ujarnya.

Faisal menambahkan, Semua Ketua Program Studi dan Dosen pengampu mata kuliah wajib memberikan pelayanan kepada mahasiswa dengan menggunakan berbagai media komunikasi yang paling memungkinkan dan memudahkan komunikasi, Pembelajaran jarak jauh online menggunakan beberapa media Google Classroom, WhatsApp Group, hingga Skype,"pungkasnya.

Tidak hanya itu, STAIN SAR Kepri juga meniadakan kegiatan bersifat mendatangkan banyak orang atau kegiatan yang mengumpulkan banyak orang, kegiatan seperti itu baru akan diadakan kembali setelah wabah Corona tertangani. “Kegiatan yang sifatnya mendatangkan orang banyak baik yang di luar maupun di dalam ditunda, setelah kembali normal barulah kegiatan kita laksanakan kembali, “tuturnya.

Untuk mencegah penyebaran virus corona, STAIN SAR Kepri telah menyediakan hand sanitizer yang telah diletakkan diberbagai tempat di Kampus yang bisa digunakan oleh Dosen dan Staf. (nDr).

    LINK LAYANAN