STAIN SAR - Dunia pendidikan dan pembelajaran di era digital turut berubah. Kini dengan semakin berkembangnya teknologi, dosen dan mahasiswa dimudahkan dengan beragam jenis perangkat elektronik, salah satunya handphone. Para dosen STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau merencanakan kemudahan dalam proses belajar mengajar menggunakan aplikasi Kahoot. Para dosen menggelar rapat membahas wacana tersebut (8/10/2019) di ruang Balai Titah. Kegiatan ini dihadiri oleh Ka. Prodi Manajemen Pendidikan Islam, Sudanto, M.M,  Kabag. AUAK H. Imam Subekti, S.Ag, M.Pd.I serta para dosen di lingkungan STAIN SAR

Kahoot adalah permainan berbasis platform pembelajaran gratis, sebagai teknologi pendidikan. Diluncurkan pada Agustus 2013 dari Norwegia, Kahoot sekarang dimainkan oleh lebih dari 50 juta orang di 180 negara. Dirancang untuk dapat diakses untuk ruang kelas dan lingkungan belajar lainnya di seluruh dunia, Kahoot dapat dibuat oleh siapa saja dan tidak dibatasi untuk tingkat usia atau subjek serta dapat digunakan melalui perangkat, desktop atau laptop dengan web browser, untuk di smart phone Kahoot bisa di unduh di Playstore/appstore. Pembuata soal dan host evaluasi para dosen disarankan menggunakan Kahoot versi Web, sementara mahasiswa sebagai penggunak bisa mengunakan HP atau Laptop

alasan penerapan aplikasi ini dalam evaluasi adalah

  1. Untuk efisiensi biaya, tenaga & waktu evaluasi
  2. Memberikan variasi baru dalam evalasi (menantang & kompetitif)
  3. Aplikasi dari sistem pendidikan berbasis sistem 4.0

Kegiata ini diikuti dengan antusias oleh seluruh peserta, dalam kegiatan ini dilakukan penyampaian materi, ujicoba membuat web kahoot membuat soal dan diakhiri dengan ujicoba penggunaan Aplikasi.

Dalam sosialisasi ini Ka Prodi MPI menyambut baik inovasi evaluasi yang disosialisaskan,dan beliau berharap bahwa sosialisasi ini dapat membantu para dosen terutama prodi MPI untuk mengunakan Aplikasi Kahoot ini terutama pada evaluasi perkuliahan UTS dan UAS kedepan.

Lebih lanjut Kabag. AUAK, H. Imam Subekti, M.Pd.I mengatakan aplikasi Kahoot ini harus benar-benar diterapkan untuk menciptakan sarana pembelajaran yang dapat membantu meningkatkan pemahaman mahasiswa serta meningkatkan motivasi dan kolaborasi mahasiswa dalam kegiatan belajar, ia juga berharap penerapan system evaluasi ini tidak hanya diterapkan di prodi MPI saja tapi bisa digunakan pada prodi lainnya.

    LINK LAYANAN