Bintan – Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau siap melepaskan 115 mahasiswa ke desa-desa untuk mengabdi melalui KKN (Kuliah Kerja Nyata) yang bertema “Membumikan Ekonomi Halal di Daerah 3T.” Bertempat di gedung rektorat, (Sabtu, 14/9) STAIN SAR melaksanakan kegiatan pelepasan KKN tahun akademik 2019/2020.

Kegiatan KKN akan dimulai tanggal 16 September – 1 November 2019 di beberapa 3 wilayah kabupaten/kota mencakup Tanjungpinang, Bintan dan Batam. Dalam kesempatan tersebut hadir Kepala Kemenag Kabupaten Bintan Drs. H. Erman Zaruddin, M. M.Pd dan Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Bintan Ir. Dian Nusa, MM.,MH yang akan memberikan motivasi kepada mahasiswa Kuliah Kerja Nyata.

Ketua pelaksana Erlina Gusnita, M.Pd dalam pidatonya mengungkapkan, konsep kegiatan KKN tahun ini sama dengan tahun sebelumnya ialah “Berbasis Pemberdayaan Masyarakat (SISDAMAS)”, kegiatan ini juga merupakan unsur pokok mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi agar memiliki relevansi dengan dunia eksternal serta mampu menjawab permasalahan dan isu yang berkembang di masyarakat, agar kedepannya STAIN Sultan Abdurrahman Kepri mampu bersaing mulai di tingkat lokal, nasional, regional dan internasional, ungkapnya

Senada dengan itu, Ketua STAIN SAR KEPRI DR. Muhammad Faisal, M.Ag mengatakan bahwa KKN pertama tahun 2014 hingga saat ini tahun ke 7 sudah menjadi kegiatan rutin akademik yang harus ditempuh oleh mahasiswa STAIN, karena kegiatan ini merupakan salah satu upaya pendekatan mahasiswa kepada masyarakat. “KKN tahun ini sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya yang hanya fokus pada konsep sosial keagamaan, tetapi pada tahun ini kita tambah dengan konsep pengembangan pemberdayaan yang berbasis ekonomi halal, “ini sejalan dengan fokus kajian kampus kedepan akan membentuk halal center, dan ini merupakan poin penting di Kementerian Agama tahun ini”, imbuhnya

Lebih lanjut Ketua STAIN mengharapkan kepada mahasiswa KKN untuk tetap menjaga etika dan Almamater kampus saat terjun kemasyarakat. Mahasiswa STAIN harus bisa menjadi jawaban atas pertanyaan yang ada dimasyarakat.

Pelepasan KKN secara simbolis dilakukan dengan pemakaian atribut oleh Ketua STAIN, Kepala P3M, Kepala Kemenag Kabupaten Bintan dan Kadis Koperasi kabupaten Bintan.

Setelah pelepasan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata, Kepala Kemenag Kabupaten Bintan dan Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Bintan memberikan materi terkait ekonomi halal.

Ir. Dian Nusa, MM.,MH (Kadis. Koperasi Kab. Bintan) menjelaskan bahwa mahasiswa STAIN harus lebih kreatif dan inovatif dalam membantu masyarakat untuk menghasilkan produk halal seperti yang ada di kampung bugis Bintan Utara yang mampu mengolah sisik ikan menjadi sebuah hiasan pakaian dan masih banyak lagi. Adik-adik mahasiswa harus menanamkan keikhlasan dalam belajar, berkarya dan bekerja, Insyaallah kalian bisa bersaing nantinya saat terjun kemasyarakat. Dian Nusa juga bersedia meminjamkan gedung koperasi apabila mahasiswa STAIN SAR membutuhkan, ujarnya

Selanjutnya Drs. H. Erman Zaruddin, M. M.Pd (Kepala Kemenag Kab. Bintan) menjelaskan dalam materinya halal merupakan unsur sangat penting dalam kehidupan kita sehari-hari, Negara kita sangat peduli dengan kehalalan sebuah produk yang tertuang dalam Undang-undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang jaminan produk halal. Mahasiswa STAIN harus bisa menjadi motor penggerak produk halal khususnya di Kepulauan Riau yang sangat rentan masuk produk-produk dari luar yang belum terdeteksi oleh MUI tentang kehalalannya. Untuk itu adik-adik mahasiswa Kuliah Kerja Nyata tanamkan 4 konsep ini yaitu “Kerja Keras, Kerja Cerdas, Kerja Tuntas dan Kerja Ikhlas”, bila ini dilaksanakan maka sempurnalah Kuliah Kerja Nyata. (ex)

    LINK LAYANAN