Bintan – Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau menggelar pelatihan dan praktik penyelenggaraan jenazah/Fardhu Kifayah, Sabtu (7/9/2019). Kegiatan ini diikuti oleh 114 mahasiswa sebagai syarat mengikuti kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang akan diselenggarakan 16 September mendatang.

Kegiatan ini dibimbing langsung oleh Ustadz Saepuddin, M.Ag sebagai narasumber yang sekaligus Kepala P3M dan Dosen di Kampus STAIN. Pelatihan tersebut dimulai dengan ceramah materi yang berkaitan dengan salah satu fardlu kifayah bagi orang yang sudah wafat yaitu tentang tata cara mensholatkan jenazah.

Wakil Ketua III, H. Fahmi Fikri, S.Ag.,M.Si menegaskan kepada mahasiswa STAIN SAR KEPRI agar serius memperhatikan para narasumber menyampaikan materi. “Mengurus jenazah hukumnya Fardhu 'Ain. Kita harus memahami cara mengurus jenazah yang benar, mulai dari orang tersebut meninggal dunia, di mandikan, dikafankan, dishalatkan serta di makamkan,” ujar Fahmi Fikri.

Sementara Hj. Mukaromah, M.Pd selaku ketua pelaksana mengatakan Tujuan pelatihan dan praktik penyelenggaraan jenazah ini tidak hanya sekedar menjadi syarat mengikuti KKN, namun sebagai bekal mahasiswa nantinya saat hidup bemasyarakat. “Harapan kampus kedapannya mahasiswa STAIN mampu menguasai ilmu mengurus jenzah yang baik dan benar”, ungkapnya

Lebih lanjut beliau menambahkan untuk memperdalam ilmu mengurus jenazah ini, setiap satu kali dalam seminggu labor Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir menyelenggarakan bimbingan dan praktik Fardhu Kifayah dan mahasiswa dari program studi lain juga bisa mengikuti bimbingan terebut, Mudah-mudahan dengan mengikuti pelatihan ini dapat bermanfaat bagi mahasiswa sebagai bekal pengetahuan mereka kelak pada masa yang akan datang, tambahnya. (ex)

 

    LINK LAYANAN