السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Mahasiswa KKN STAIN Kepri Ajak Anak TK Olah Sampah Plastik dan Daun Kering Menjadi Karya Seni Kolase

  • 13 Agustus 2026
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 31
Berita Utama

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau (STAIN SAR Kepri) Kelompok Bintan 04 Dusun II 2026 menggelar kegiatan Recycle Art Station, yaitu pelatihan mendaur ulang sampah plastik dan daun kering menjadi karya seni kolase bertema Indonesiaku di TK Negeri Bintan Buyu, Kamis (13/8).

Kegiatan tersebut diikuti oleh peserta didik TK Negeri Bintan Buyu dan turut dihadiri oleh Ibu RT 007, Sutarti, serta mahasiswa KKN Bintan 04 Dusun II. Program ini bertujuan mengenalkan pemanfaatan kembali bahan-bahan yang kerap dianggap sebagai sampah menjadi karya seni yang bernilai edukatif.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN memperkenalkan konsep kolase sebagai karya seni yang dibuat dengan cara menempelkan berbagai jenis bahan ke dalam suatu bentuk atau gambar tertentu sehingga menghasilkan susunan yang menarik dan bermakna.

Bahan yang digunakan berasal dari sampah plastik bekas, seperti bungkus makanan, serta daun-daun kering dengan berbagai bentuk dan ukuran yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar. Melalui pemanfaatan bahan-bahan tersebut, anak-anak diajak memahami bahwa barang yang sudah tidak terpakai masih dapat diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat.

Mahasiswa KKN juga menjelaskan manfaat kegiatan kolase bagi perkembangan anak usia dini. Dari aspek kognitif, kegiatan ini membantu anak mengenal bentuk, warna, ukuran, dan sifat benda, sekaligus melatih kemampuan mengelompokkan serta menyusun pola gambar.

Selain itu, proses merobek, memotong, melipat, dan menempel bahan kolase menjadi sarana untuk melatih keterampilan motorik halus anak. Aktivitas tersebut membantu meningkatkan koordinasi tangan dan jari yang penting dalam tahap perkembangan usia dini.

Tidak hanya berfokus pada kreativitas, kegiatan ini juga memuat nilai pendidikan lingkungan. Anak-anak diperkenalkan pada pentingnya menjaga kebersihan lingkungan melalui kebiasaan memilah sampah dan memanfaatkan kembali bahan-bahan yang masih dapat digunakan.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta terlihat antusias menyusun potongan plastik dan daun kering menjadi berbagai bentuk kolase bertema kebangsaan. Mahasiswa KKN mendampingi anak-anak dalam setiap tahap pembuatan karya, mulai dari pemilihan bahan hingga proses penyusunan gambar.

Menurut mahasiswa KKN, kegiatan Recycle Art Station dirancang sebagai media pembelajaran yang menggabungkan unsur seni, kreativitas, dan kepedulian lingkungan dalam satu aktivitas yang menyenangkan bagi anak-anak.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa berharap anak-anak dapat memahami sejak dini bahwa sampah tidak selalu menjadi barang yang harus dibuang, melainkan dapat dimanfaatkan kembali melalui berbagai kegiatan kreatif. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kebiasaan peduli lingkungan, menghargai barang yang dimiliki, serta membangun karakter hemat dan bertanggung jawab.

Program Recycle Art Station menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa KKN STAIN SAR Kepri dalam mendukung pendidikan lingkungan bagi anak usia dini. Melalui pendekatan yang kreatif dan edukatif, kegiatan ini diharapkan dapat menanamkan kesadaran lingkungan sekaligus mengembangkan kreativitas anak-anak sejak usia dini. (Gby/Mika)