السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Komitmen membangun masyarakat yang berdaya sekaligus peduli terhadap kelestarian lingkungan terus diwujudkan oleh Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau. Melalui program pembagian bibit tanaman produktif, mahasiswa KKN mengajak masyarakat Desa Kelong, Kecamatan Bintan Pesisir, Kabupaten Bintan, untuk bersama-sama memperkuat penghijauan sekaligus mendukung ketahanan pangan berbasis keluarga, Minggu (3/8/2026).
Program
tersebut merupakan bagian dari implementasi pengabdian kepada masyarakat yang
mengintegrasikan nilai kepedulian lingkungan dengan pemberdayaan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berupaya menumbuhkan kesadaran masyarakat
mengenai pentingnya memanfaatkan lahan pekarangan sebagai ruang produktif yang
memberikan manfaat ekologis maupun ekonomi.
Dalam
kegiatan tersebut, mahasiswa membagikan berbagai bibit tanaman produktif kepada
masyarakat, di antaranya bibit matoa, alpukat, sirsak, dan jengkol. Jenis
tanaman tersebut dipilih karena memiliki daya adaptasi yang baik terhadap
lingkungan setempat, bernilai ekonomi, serta berpotensi mendukung ketersediaan
pangan keluarga dalam jangka panjang.
Antusiasme
masyarakat terlihat sejak awal kegiatan. Warga Desa Kelong menyambut positif
program pembagian bibit yang dinilai tidak hanya memberikan manfaat langsung,
tetapi juga mendorong tumbuhnya budaya menanam sebagai bagian dari upaya
menjaga kelestarian lingkungan.
Selain
membagikan bibit, mahasiswa KKN juga memberikan edukasi mengenai teknik
penanaman dan perawatan dasar tanaman. Masyarakat diajak memahami pentingnya
penghijauan sebagai salah satu upaya menjaga keseimbangan ekosistem,
meningkatkan kualitas udara, mengurangi dampak perubahan iklim, serta
memperkuat ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan pekarangan.
Seluruh
rangkaian kegiatan dilaksanakan secara mandiri oleh mahasiswa KKN STAIN SAR
Kepri, mulai dari pengadaan bibit, pendataan calon penerima, hingga proses
pendistribusian kepada masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata
semangat gotong royong dan kepedulian mahasiswa dalam menghadirkan program
pengabdian yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Perwakilan
mahasiswa KKN menyampaikan bahwa program pembagian bibit tidak hanya bertujuan
menghijaukan lingkungan, tetapi juga membangun kesadaran kolektif bahwa setiap
pohon yang ditanam merupakan investasi bagi masa depan.
"Kami
berharap bibit yang dibagikan tidak sekadar ditanam, tetapi juga dirawat hingga
tumbuh dan memberikan manfaat bagi keluarga maupun lingkungan. Dari langkah
sederhana menanam pohon, tumbuh harapan untuk menciptakan desa yang lebih
hijau, mandiri, dan memiliki ketahanan pangan yang semakin kuat,"
tuturnya.
Melalui
program ini, mahasiswa KKN STAIN SAR Kepri berharap semangat menjaga lingkungan
dan budaya menanam dapat terus berkembang di tengah masyarakat. Sinergi antara
mahasiswa dan warga diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih hijau,
sehat, produktif, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan desa
sebagai fondasi kesejahteraan masyarakat di masa mendatang. (LF/KKN Bintan
Kelong)
Prestasi Membanggakan! Tiga Dosen STAIN SAR Kepri Lolos Beasiswa Indonesia Bangkit 2026 Kemenag