السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

KKN Reguler 2026 Resmi Dimulai, 355 Mahasiswa STAIN Kepri Siap Wujudkan Desa Berdaya Berbasis Ekoteologi

  • 06 Juli 2026
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 22
Berita Utama

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu - Sebanyak 355 mahasiswa STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau mengikuti kegiatan Pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Tahun 2026 yang dilaksanakan pada Senin (6/7/2026) di Laboratorium Kompetensi Keagamaan Terpadu STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau. Kegiatan ini menjadi langkah awal bagi mahasiswa sebelum diterjunkan ke lokasi pengabdian masyarakat dengan mengusung tema “Penguatan Sumber Daya Manusia Unggul dan Pemulihan Ekonomi Desa Berbasis Ekoteologi.”

Pembekalan KKN dibuka secara resmi oleh Ketua STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau, Dr. H. Muhammad Faisal, M.Ag., yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa jumlah peserta KKN tahun 2026 merupakan yang terbanyak dalam sejarah pelaksanaan KKN di kampus tersebut.

“Pelaksanaan KKN tahun ini menjadi yang terbesar dengan jumlah peserta mencapai 355 mahasiswa yang berasal dari 11 program studi. Ini menunjukkan semangat mahasiswa untuk terlibat langsung dalam pengabdian kepada masyarakat semakin meningkat,” ujarnya.


Ketua STAIN Kepri menjelaskan bahwa mahasiswa akan ditempatkan di berbagai wilayah Kabupaten Bintan, Karimun, dan Lingga selama kurang lebih 40 hari pelaksanaan KKN. Kegiatan tersebut memiliki bobot akademik sebesar 4 SKS dan menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran mahasiswa di luar kampus.

Menurutnya, KKN bukan hanya sekadar memenuhi kewajiban akademik, tetapi juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan dan kompetensi yang telah diperoleh selama perkuliahan.

“KKN diharapkan dapat memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa sebelum menyelesaikan studi. Seluruh peserta sebelumnya juga telah melalui berbagai tahapan pembekalan dan uji kompetensi sesuai bidang keilmuan masing-masing,” tambahnya.

Lebih lanjut, Muhammad Faisal berharap seluruh mahasiswa dapat menjalin koordinasi yang baik dengan pemerintah daerah, aparat desa, dan masyarakat setempat dalam merancang serta melaksanakan program kerja yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan sejalan dengan tema KKN tahun ini.

“Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Mahasiswa harus mampu beradaptasi dengan lingkungan masyarakat serta menjalankan program yang selaras dengan visi dan misi kampus. Harapan kami, KKN ini tidak hanya menjadi pemenuhan kewajiban akademik semata, tetapi mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Ia juga berpesan kepada para Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) untuk terus memberikan pendampingan dan pembinaan kepada mahasiswa selama pelaksanaan KKN berlangsung agar seluruh program yang dirancang dapat berjalan dengan baik dan mencapai tujuan yang diharapkan.

Sementara itu, Ketua Panitia KKN Reguler 2026, Firdaus, dalam laporannya menyampaikan bahwa jumlah peserta yang terdaftar pada tahun ini mencapai 355 mahasiswa dengan penempatan pada 25 titik lokasi (tilok) yang tersebar di Kabupaten Bintan, Karimun, dan Lingga.

Ia menjelaskan bahwa mekanisme pelaksanaan KKN tahun ini masih menggunakan skema yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Panitia memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memilih lokasi KKN yang diinginkan, khususnya untuk penempatan di luar Kabupaten Bintan.

“Dari skema tersebut, telah terkumpul sebanyak 10 titik lokasi yang dipilih langsung oleh mahasiswa sesuai dengan minat dan kebutuhan pengabdian yang akan dilakukan,” jelas Firdaus.


Melalui pembekalan ini, para peserta mendapatkan pemahaman mengenai teknis pelaksanaan KKN, strategi penyusunan program kerja, etika bermasyarakat, serta penguatan peran mahasiswa sebagai agen perubahan dalam mendukung pembangunan sosial dan pemulihan ekonomi desa berbasis nilai-nilai ekoteologi.

Kegiatan pembekalan berlangsung dengan antusias dan diharapkan menjadi bekal penting bagi seluruh peserta dalam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat secara profesional, kolaboratif, dan berdampak bagi kemajuan desa-desa lokasi KKN Tahun 2026. (Gby)