السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Upaya memperkuat konektivitas antara dunia akademik dan realitas profesi terus dilakukan oleh Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau melalui penyelenggaraan Pertemuan Alumni dan Seminar bertema “Bersinergi Menuju PAI Unggul” yang digelar di Auditorium Razali Jaya pada Selasa (9/6/2026).
Kegiatan
tersebut menjadi momentum penting bagi Program Studi PAI dalam memperkuat
ekosistem akademik berbasis kolaborasi melalui terbentuknya Ikatan Alumni
Program Studi Pendidikan Agama Islam STAIN SAR Kepri sebagai wadah
komunikasi, pengembangan jejaring, serta penguatan kontribusi alumni terhadap
kemajuan program studi dan institusi.
Pembentukan
kepengurusan dilakukan secara musyawarah dengan menetapkan Muammari, S.Pd.
sebagai Ketua, Sonia, S.Pd. sebagai Wakil Ketua, Anisa Ulfa, S.Pd. sebagai
Sekretaris, dan Dini Amalia Utami, S.Pd. sebagai Bendahara.
Pembentukan
organisasi alumni tersebut menjadi salah satu capaian strategis dalam rangka
mempererat hubungan antara alumni dengan program studi sekaligus membangun
ruang kolaborasi yang produktif antara lulusan, mahasiswa, dan civitas academica.
Ketua
Program Studi PAI STAIN SAR Kepri, Dr. Nahrim Ajmain, M.A., menegaskan bahwa
keberadaan ikatan alumni merupakan langkah penting dalam memperkuat daya dukung
pengembangan Program Studi PAI di masa depan.
Menurutnya, kualitas sebuah program studi tidak hanya diukur dari proses pembelajaran selama masa studi, tetapi juga dari kontribusi dan rekam jejak alumninya di tengah masyarakat.


“Pembentukan Ikatan Alumni Prodi PAI merupakan salah satu langkah strategis dalam membangun jejaring yang berkelanjutan antara kampus dan alumni. Kami berharap alumni tidak hanya menjadi bagian dari sejarah Program Studi PAI, tetapi juga menjadi mitra aktif dalam pengembangan akademik, penguatan reputasi institusi, serta pembinaan mahasiswa menuju lulusan yang unggul dan adaptif,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa alumni memiliki posisi penting sebagai representasi kualitas lulusan sekaligus jembatan yang menghubungkan kebutuhan dunia pendidikan dengan proses pengembangan kurikulum dan kompetensi mahasiswa.
Selain
agenda pembentukan ikatan alumni, kegiatan juga dirangkaikan dengan seminar
yang menghadirkan narasumber dari kalangan praktisi pendidikan dan tokoh
pendidikan Islam guna memberikan perspektif mengenai tantangan transformasi
pendidikan, penguatan kompetensi lulusan, serta pentingnya adaptasi terhadap
perkembangan teknologi dan perubahan global.
Antusiasme
peserta menunjukkan tingginya semangat alumni dan mahasiswa dalam membangun
budaya kolaborasi yang tidak berhenti setelah kelulusan. Kehadiran organisasi
alumni diharapkan menjadi ruang tumbuh bersama yang mampu menghasilkan berbagai
program pengembangan, pendampingan karier, penguatan jejaring profesional,
serta kontribusi nyata bagi masyarakat.
Melalui
terbentuknya Ikatan Alumni Prodi PAI, STAIN SAR Kepri berharap terbangun
ekosistem alumni yang solid, kolaboratif, dan berdampak, sekaligus memperkuat
langkah menuju Pendidikan Agama Islam yang unggul, relevan, dan berdaya saing
di tingkat lokal maupun nasional. (LF)
Bangun Jejaring dan Daya Saing Lulusan, Prodi PAI STAIN SAR Kepri Resmi Bentuk Ikatan Alumni
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN