السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Children’s Play Class 2026 “Little Green Generation”, Labor PIAUD STAIN SAR Kepri Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Usia Dini

  • 04 Juni 2026
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 138
Berita Utama

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Sebagai bagian dari komitmen menghadirkan pembelajaran yang kontekstual dan berorientasi pada penguatan karakter anak, Laboratorium Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau menyelenggarakan Children’s Play Class 2026 bertema “Little Green Generation” di lingkungan kampus pada Kamis (4/6/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh anak-anak usia dini bersama orang tua, mahasiswa, serta dosen sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran lingkungan sejak dini melalui pendekatan belajar sambil bermain yang edukatif, menyenangkan, dan sesuai dengan karakteristik perkembangan anak.

Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta pada pagi hari, dilanjutkan dengan pembukaan dan pengarahan kegiatan. Dalam sambutannya, Kepala Laboratorium PAUD STAIN SAR Kepri, Lina Eka Retnaningsih, M.Pd., menyampaikan bahwa Children’s Play Class merupakan salah satu program laboratorium yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman belajar autentik bagi anak sekaligus menjadi ruang praktik pembelajaran bagi mahasiswa Program Studi PIAUD.

Menurutnya, tema “Little Green Generation” dipilih sebagai bentuk ikhtiar menanamkan nilai kepedulian lingkungan kepada anak sejak usia dini, mengingat fase tersebut merupakan periode penting dalam pembentukan karakter dan kebiasaan positif.

“Melalui kegiatan ini, anak-anak diajak untuk mengenal lingkungan sekitar, membangun kebiasaan menjaga kebersihan, serta menumbuhkan rasa cinta terhadap alam melalui aktivitas yang menyenangkan dan sesuai dengan dunia anak,” ungkapnya.


Setelah sesi pembukaan dan dokumentasi bersama, peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk mengikuti berbagai aktivitas inti yang telah disiapkan panitia. Beragam permainan edukatif dan kegiatan berbasis eksplorasi lingkungan dilaksanakan secara interaktif untuk mendorong keterlibatan aktif peserta.

Melalui pendekatan tersebut, anak-anak memperoleh kesempatan belajar secara langsung melalui pengalaman konkret yang tidak hanya mengembangkan aspek kognitif, tetapi juga keterampilan sosial, kemampuan komunikasi, kreativitas, kerja sama, serta rasa tanggung jawab terhadap lingkungan sekitar.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa Program Studi PIAUD turut berperan aktif sebagai fasilitator dan pendamping selama kegiatan berlangsung. Keterlibatan mahasiswa menjadi bagian penting dari implementasi pembelajaran berbasis praktik lapangan yang memberikan pengalaman nyata dalam merancang, melaksanakan, serta mengevaluasi aktivitas pendidikan anak usia dini.

Salah seorang perwakilan orang tua peserta menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti Children’s Play Class memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi anak karena dikemas secara menyenangkan namun tetap sarat nilai edukatif.

“Anak-anak terlihat sangat antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Selain bermain, mereka juga belajar memahami pentingnya menjaga lingkungan dengan cara yang sederhana dan mudah dipahami,” ujarnya.


Kegiatan berlangsung dengan suasana penuh keceriaan hingga sesi penutupan. Antusiasme peserta menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis pengalaman menjadi salah satu pendekatan efektif dalam menanamkan nilai-nilai positif kepada anak sejak usia dini.

Melalui kegiatan ini, Laboratorium PAUD dan Program Studi PIAUD STAIN SAR Kepri berharap dapat terus menghadirkan program-program inovatif yang mendukung tumbuh kembang anak sekaligus memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, keluarga, dan masyarakat dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkelanjutan.

Menutup kegiatan, Lina Eka Retnaningsih, M.Pd. menegaskan harapannya agar kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membentuk generasi yang peduli terhadap lingkungan, memiliki karakter yang bertanggung jawab, kreatif, dan mencintai alam sebagai bagian dari kehidupan.

“Anak-anak tidak hanya memperoleh pengalaman belajar yang menyenangkan, tetapi juga diharapkan tumbuh menjadi generasi hijau yang mampu menjaga keberlanjutan lingkungan di masa depan,” pungkasnya. (LF/Abrillia)