السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Disaksikan Sekjen Kemenag RI, STAIN SAR Kepri dan Badan Wakaf Indonesia Kepri Jalin Kerja Sama Strategis Penguatan Wakaf dan Tri Dharma

  • 25 April 2026
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 59
Berita Utama

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau resmi menjalin kerja sama strategis dengan Badan Wakaf Indonesia (BWI) Perwakilan Provinsi Kepulauan Riau dalam rangka penguatan implementasi tridarma perguruan tinggi berbasis ekosistem wakaf. Penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) ini dilaksanakan pada Sabtu, 25 April 2026 dan disaksikan langsung oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Phil. H. Kamaruddin Amin, M.A.

Kesepakatan tersebut ditandatangani oleh Ketua STAIN SAR Kepri, Dr. H. Muhammad Faisal, M.Ag, bersama Ketua BWI Kepulauan Riau, Drs. H. Huzaifa Dadang AG, M.Si. Kolaborasi ini menjadi langkah konkret dalam mengintegrasikan potensi wakaf ke dalam pengembangan pendidikan tinggi keagamaan Islam yang berorientasi pada kebermanfaatan umat.

Dalam implementasinya, kerja sama ini difokuskan pada penguatan mutu tridarma perguruan tinggi yang meliputi aspek pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat. Pada bidang pendidikan, kedua belah pihak berkomitmen mengembangkan kurikulum dan literasi wakaf sebagai bagian dari penguatan kompetensi akademik mahasiswa.

Di bidang penelitian, kolaborasi diarahkan pada pengkajian ilmiah terkait potensi, tata kelola, dan pengembangan wakaf di wilayah Kepulauan Riau. Sementara itu, pada aspek pengabdian kepada masyarakat, kerja sama ini diwujudkan melalui program sosialisasi dan edukasi wakaf guna meningkatkan pemahaman publik terhadap peran strategis wakaf dalam pembangunan ekonomi umat.


Selain itu, kedua institusi juga sepakat untuk bersinergi dalam pengelolaan dan pemberdayaan aset wakaf serta penguatan kapasitas sumber daya manusia, sehingga pengelolaan wakaf dapat dilakukan secara profesional, transparan, dan berkelanjutan.

Ketua STAIN SAR Kepri, Dr. H. Muhammad Faisal, M.Ag, menegaskan bahwa sinergi ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang tidak hanya berorientasi akademik, tetapi juga berdampak nyata bagi masyarakat.

“Kerja sama ini diharapkan mampu memperkuat literasi wakaf serta mendorong optimalisasi pengelolaan aset umat sebagai bagian dari kontribusi perguruan tinggi dalam pembangunan ekonomi syariah,” ujarnya.

Dengan terjalinnya kolaborasi ini, STAIN SAR Kepri semakin menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan tinggi keagamaan Islam yang adaptif dan kolaboratif dalam mengembangkan inovasi keilmuan berbasis nilai keislaman dan kearifan lokal, sekaligus berkontribusi dalam penguatan ekonomi umat melalui pengelolaan wakaf yang berkelanjutan. (LF)