السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau resmi menjalin kerja sama strategis dengan Badan Wakaf Indonesia (BWI) Perwakilan Provinsi Kepulauan Riau dalam rangka penguatan implementasi tridarma perguruan tinggi berbasis ekosistem wakaf. Penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) ini dilaksanakan pada Sabtu, 25 April 2026 dan disaksikan langsung oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Phil. H. Kamaruddin Amin, M.A.
Kesepakatan
tersebut ditandatangani oleh Ketua STAIN SAR Kepri, Dr. H. Muhammad Faisal,
M.Ag, bersama Ketua BWI Kepulauan Riau, Drs. H. Huzaifa Dadang AG, M.Si.
Kolaborasi ini menjadi langkah konkret dalam mengintegrasikan potensi wakaf ke
dalam pengembangan pendidikan tinggi keagamaan Islam yang berorientasi pada
kebermanfaatan umat.
Dalam
implementasinya, kerja sama ini difokuskan pada penguatan mutu tridarma
perguruan tinggi yang meliputi aspek pendidikan dan pengajaran, penelitian,
serta pengabdian kepada masyarakat. Pada bidang pendidikan, kedua belah pihak
berkomitmen mengembangkan kurikulum dan literasi wakaf sebagai bagian dari
penguatan kompetensi akademik mahasiswa.
Di bidang penelitian, kolaborasi diarahkan pada pengkajian ilmiah terkait potensi, tata kelola, dan pengembangan wakaf di wilayah Kepulauan Riau. Sementara itu, pada aspek pengabdian kepada masyarakat, kerja sama ini diwujudkan melalui program sosialisasi dan edukasi wakaf guna meningkatkan pemahaman publik terhadap peran strategis wakaf dalam pembangunan ekonomi umat.
.jpeg)
Selain
itu, kedua institusi juga sepakat untuk bersinergi dalam pengelolaan dan
pemberdayaan aset wakaf serta penguatan kapasitas sumber daya manusia, sehingga
pengelolaan wakaf dapat dilakukan secara profesional, transparan, dan
berkelanjutan.
Ketua
STAIN SAR Kepri, Dr. H. Muhammad Faisal, M.Ag, menegaskan bahwa sinergi ini
merupakan bagian dari komitmen institusi dalam menghadirkan pendidikan tinggi
yang tidak hanya berorientasi akademik, tetapi juga berdampak nyata bagi
masyarakat.
“Kerja
sama ini diharapkan mampu memperkuat literasi wakaf serta mendorong
optimalisasi pengelolaan aset umat sebagai bagian dari kontribusi perguruan
tinggi dalam pembangunan ekonomi syariah,” ujarnya.
Dengan
terjalinnya kolaborasi ini, STAIN SAR Kepri semakin menegaskan perannya sebagai
institusi pendidikan tinggi keagamaan Islam yang adaptif dan kolaboratif dalam
mengembangkan inovasi keilmuan berbasis nilai keislaman dan kearifan lokal,
sekaligus berkontribusi dalam penguatan ekonomi umat melalui pengelolaan wakaf
yang berkelanjutan. (LF)
PENGUMUMAN DAFTAR ULANG SPAN 2026