السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Dalam upaya mengintegrasikan pembelajaran teoritis dengan praktik lapangan, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau melaksanakan kegiatan field study ke sejumlah biro perjalanan haji dan umrah di Kota Tanjungpinang.
Sebanyak
delapan mahasiswa semester 6 mengikuti kegiatan yang menjadi bagian integral
dari mata kuliah Manajemen Haji dan Umrah tersebut. Studi lapangan ini
dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai tata kelola industri
perjalanan religi sekaligus membuka wawasan mahasiswa terhadap peluang karier
di sektor tersebut.
Ketua
rombongan menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menyinergikan konsep
teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan. Mahasiswa
diajak memahami bahwa kompetensi bahasa Arab memiliki nilai strategis dalam
ekosistem bisnis travel haji dan umrah, mulai dari peran sebagai mutawwif
(pembimbing ibadah), penerjemah, hingga pengelola operasional perjalanan di
Tanah Suci.
Rangkaian kegiatan studi lapangan ini mencakup kunjungan ke tujuh biro perjalanan haji dan umrah di Tanjungpinang. Kunjungan perdana dilaksanakan di Samira Travel yang berlokasi di kawasan Batu 8 Atas. Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa berdialog langsung dengan pihak pengelola mengenai berbagai aspek manajerial, antara lain sistem administrasi dan pendaftaran jamaah, strategi pemasaran berbasis digital, serta tantangan logistik dan akomodasi di Mekkah dan Madinah.


Selain
itu, mahasiswa juga memperoleh pemahaman mengenai pentingnya penguasaan bahasa
Arab dalam mendukung proses negosiasi dengan mitra internasional, khususnya
dalam pengelolaan layanan hotel dan transportasi selama pelaksanaan ibadah haji
dan umrah.
Dosen
pengampu mata kuliah, Fajar Tresna Utama, M.A., menegaskan bahwa kegiatan ini
menjadi bagian dari strategi pembelajaran berbasis pengalaman (experiential
learning) untuk membekali mahasiswa dengan kompetensi yang relevan dengan
kebutuhan dunia kerja.
“Kami ingin mahasiswa tidak hanya memiliki kompetensi pedagogik sebagai calon pendidik, tetapi juga memiliki wawasan kewirausahaan serta kesiapan untuk berkontribusi dalam industri travel haji dan umrah yang terus berkembang,” ujarnya Rabu, (15/4/2026).

Melalui
kegiatan ini, diharapkan mahasiswa PBA STAIN SAR Kepri mampu mengembangkan
keterampilan praktis, memperluas jaringan profesional, serta memiliki
perspektif yang lebih luas dalam mengimplementasikan keilmuan bahasa Arab di
berbagai sektor.
Kegiatan
studi lapangan ini akan dilanjutkan ke sejumlah biro perjalanan lainnya guna
memberikan perspektif komparatif dalam pengelolaan bisnis travel haji dan
umrah. Hal ini sekaligus menjadi bagian dari upaya institusi dalam mencetak
lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga adaptif,
profesional, dan berdaya saing di dunia kerja. (LF/FTU)
Dorong Jiwa Wirausaha Mahasiswa, HMPS MBS STAIN SAR Kepri Gelar Workshop Business Incubator
Udah Lolos SPAN-PTKIN? Jangan Lupa Daftar Ulang Sebelum 24 April
PENGUMUMAN DAFTAR ULANG SPAN 2026