السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Semangat kedisiplinan dan komitmen kelembagaan kembali ditunjukkan civitas academica Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau melalui pelaksanaan apel Senin pagi yang berlangsung di beranda rektorat, Senin (6/4/2026). Meski cuaca hujan, apel tetap terlaksana dengan tertib dan penuh semangat, dihadiri unsur pimpinan, dosen, serta tenaga kependidikan STAIN SAR Kepri.
Bertindak
sebagai pembina apel, Ketua STAIN SAR Kepri, Dr. H. Muhammad Faisal, M.Ag,
menyampaikan sejumlah arahan strategis terkait kedisiplinan kehadiran, kesiapan
menghadapi pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, serta penguatan
kemandirian ekonomi kampus di masa mendatang.
Dalam
amanatnya, ia mengapresiasi kehadiran seluruh civitas academica yang tetap
mengikuti apel meskipun kondisi cuaca kurang mendukung. Menurutnya,
kedisiplinan dan komitmen kehadiran menjadi bagian penting dalam membangun
budaya kerja profesional di lingkungan STAIN SAR Kepri.
Ketua juga mengingatkan bahwa proses pemeriksaan BPK RI masih berlangsung hingga 8 April 2026, sehingga seluruh unit kerja diharapkan dapat memberikan dukungan penuh dengan menyiapkan dokumen yang dibutuhkan secara terbuka dan kooperatif.

“Jangan
takut menghadapi pemeriksaan BPK. Kita hadapi bersama, siapkan dokumen yang
diminta, dan tunjukkan bahwa STAIN SAR Kepri siap menjalankan tata kelola
keuangan yang transparan dan akuntabel,” tegasnya.
Lebih
lanjut, ia menjelaskan bahwa sistem pemeriksaan saat ini tidak lagi berbasis
sampel, melainkan populasi, sehingga seluruh unit kerja harus lebih siap dalam
menyediakan data dan dokumen pendukung. Hal ini juga berkaitan dengan kebijakan
efisiensi anggaran nasional yang berdampak pada pengelolaan keuangan di
tahun-tahun mendatang.
Dalam
arahannya, Dr. Faisal juga menyinggung pentingnya kesiapan institusi dalam
menghadapi tantangan efisiensi anggaran negara. Menurutnya, perguruan tinggi ke
depan tidak dapat sepenuhnya bergantung pada anggaran pemerintah, melainkan
harus mulai membangun kemandirian ekonomi kampus melalui pengembangan unit
bisnis dan inovasi kelembagaan.
Ia menegaskan bahwa penguatan unit bisnis kampus menjadi salah satu langkah strategis untuk mendukung keberlanjutan program kelembagaan serta meningkatkan kesejahteraan civitas academica di masa depan.

Selain
itu, Ketua STAIN SAR Kepri juga menyampaikan rencana pertemuan lanjutan dengan
pihak pusat terkait pengembangan kampus dan strategi kemandirian ekonomi,
termasuk komunikasi dengan Badan Wakaf Indonesia serta para akademisi yang akan
memberikan masukan terhadap pengembangan institusi.
Menutup
amanatnya, ia mengajak seluruh civitas academica untuk tetap bekerja secara
profesional, menjaga kekompakan, serta menghadapi setiap tantangan dengan sikap
optimis dan kolaboratif.
Melalui
apel Senin pagi ini, STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau kembali menegaskan
komitmennya dalam membangun budaya kerja yang disiplin, transparan, dan adaptif
terhadap perubahan, sekaligus memperkuat kesiapan institusi dalam menghadapi
audit keuangan, efisiensi anggaran, dan pengembangan kemandirian ekonomi kampus
secara berkelanjutan. (LF)
337 Calon Mahasiswa Terpilih Jalur SPAN-PTKIN 2026, STAIN Kepri Sampaikan Selamat Datang
Selamat Datang Calon Mahasiswa Baru, STAIN Kepri Sambut Lulusan SPAN-PTKIN 2026
Ujian Komprehensif Jadi Gerbang Kelulusan, Prodi HES STAIN SAR Kepri Teguhkan Mutu Akademik
PENGUMUMAN DAFTAR ULANG SPAN 2026