السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Apel Senin Pagi, Ketua STAIN SAR Kepri Tekankan Kedisiplinan, Kesiapan Audit BPK, dan Kemandirian Ekonomi Kampus

  • 06 April 2026
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 185
Berita Utama

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Semangat kedisiplinan dan komitmen kelembagaan kembali ditunjukkan civitas academica Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau melalui pelaksanaan apel Senin pagi yang berlangsung di beranda rektorat, Senin (6/4/2026). Meski cuaca hujan, apel tetap terlaksana dengan tertib dan penuh semangat, dihadiri unsur pimpinan, dosen, serta tenaga kependidikan STAIN SAR Kepri.

Bertindak sebagai pembina apel, Ketua STAIN SAR Kepri, Dr. H. Muhammad Faisal, M.Ag, menyampaikan sejumlah arahan strategis terkait kedisiplinan kehadiran, kesiapan menghadapi pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, serta penguatan kemandirian ekonomi kampus di masa mendatang.

Dalam amanatnya, ia mengapresiasi kehadiran seluruh civitas academica yang tetap mengikuti apel meskipun kondisi cuaca kurang mendukung. Menurutnya, kedisiplinan dan komitmen kehadiran menjadi bagian penting dalam membangun budaya kerja profesional di lingkungan STAIN SAR Kepri.

Ketua juga mengingatkan bahwa proses pemeriksaan BPK RI masih berlangsung hingga 8 April 2026, sehingga seluruh unit kerja diharapkan dapat memberikan dukungan penuh dengan menyiapkan dokumen yang dibutuhkan secara terbuka dan kooperatif.


“Jangan takut menghadapi pemeriksaan BPK. Kita hadapi bersama, siapkan dokumen yang diminta, dan tunjukkan bahwa STAIN SAR Kepri siap menjalankan tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa sistem pemeriksaan saat ini tidak lagi berbasis sampel, melainkan populasi, sehingga seluruh unit kerja harus lebih siap dalam menyediakan data dan dokumen pendukung. Hal ini juga berkaitan dengan kebijakan efisiensi anggaran nasional yang berdampak pada pengelolaan keuangan di tahun-tahun mendatang.

Dalam arahannya, Dr. Faisal juga menyinggung pentingnya kesiapan institusi dalam menghadapi tantangan efisiensi anggaran negara. Menurutnya, perguruan tinggi ke depan tidak dapat sepenuhnya bergantung pada anggaran pemerintah, melainkan harus mulai membangun kemandirian ekonomi kampus melalui pengembangan unit bisnis dan inovasi kelembagaan.

Ia menegaskan bahwa penguatan unit bisnis kampus menjadi salah satu langkah strategis untuk mendukung keberlanjutan program kelembagaan serta meningkatkan kesejahteraan civitas academica di masa depan.


Selain itu, Ketua STAIN SAR Kepri juga menyampaikan rencana pertemuan lanjutan dengan pihak pusat terkait pengembangan kampus dan strategi kemandirian ekonomi, termasuk komunikasi dengan Badan Wakaf Indonesia serta para akademisi yang akan memberikan masukan terhadap pengembangan institusi.

Menutup amanatnya, ia mengajak seluruh civitas academica untuk tetap bekerja secara profesional, menjaga kekompakan, serta menghadapi setiap tantangan dengan sikap optimis dan kolaboratif.

Melalui apel Senin pagi ini, STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau kembali menegaskan komitmennya dalam membangun budaya kerja yang disiplin, transparan, dan adaptif terhadap perubahan, sekaligus memperkuat kesiapan institusi dalam menghadapi audit keuangan, efisiensi anggaran, dan pengembangan kemandirian ekonomi kampus secara berkelanjutan. (LF)