السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau menggelar Kuliah Umum bertema “Peran Generasi Muda dalam Menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat”, Kamis (11/12/2025) di Balai Titah Kampus STAIN SAR Kepri. Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Polres Bintan, yakni Iptu Pelmi Candra Gusta beserta jajaran, dan diikuti oleh perwakilan mahasiswa dari seluruh program studi.
Dalam
sambutannya, Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Rahmad Budi
Harto, M.M., menegaskan bahwa kuliah umum tersebut merupakan bagian dari
komitmen institusi dalam membentuk karakter mahasiswa yang memiliki wawasan
kebangsaan, kepekaan sosial, serta kemampuan adaptif menghadapi dinamika
global.
“Generasi muda harus dipersiapkan tidak hanya sebagai akademisi, tetapi juga sebagai agen perubahan yang mampu menjaga stabilitas sosial di lingkungan masing-masing,” jelasnya.


Pada
sesi pemaparan, Iptu Pelmi Candra Gusta menekankan pentingnya keterlibatan
mahasiswa dalam kehidupan bermasyarakat, baik melalui kegiatan sosial, kerja
bakti, maupun pelayanan publik. Menurutnya, partisipasi generasi muda dalam
aktivitas tersebut menjadi fondasi pembentukan karakter sekaligus memperkuat
wawasan kebangsaan.
Ia
juga mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan teknologi secara produktif melalui
pembuatan konten digital yang edukatif, seperti video pendek, podcast, dan
unggahan media sosial bertema nilai kebangsaan, budaya lokal, serta isu-isu
sosial. Konten yang diproduksi, lanjutnya, dapat diunggah melalui kanal YouTube
maupun platform lainnya sebagai bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam
literasi digital masyarakat.
Lebih jauh, narasumber menjelaskan bahwa nilai-nilai kebangsaan harus diintegrasikan dalam proses pembelajaran di kampus melalui diskusi akademik, proyek kolaboratif, kunjungan lapangan, dan kegiatan berbasis komunitas. Mahasiswa didorong untuk mengenal lebih dekat tradisi, budaya, kuliner, serta sejarah lokal sebagai bagian dari upaya memperkuat identitas nasional di tengah tantangan globalisasi.

Iptu
Pelmi juga menguraikan dasar hukum wawasan kebangsaan yang berlandaskan UUD
1945, Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional, serta regulasi pendidikan
tinggi. Seluruh perangkat hukum ini menegaskan bahwa pembentukan karakter
kebangsaan merupakan mandat yang harus diwujudkan di lingkungan perguruan
tinggi.
Mengakhiri
pemaparannya, ia memberikan motivasi kepada mahasiswa untuk terus meningkatkan
kapasitas diri, berintegritas, dan berperan aktif sebagai penjaga keamanan
sosial di lingkungan masing-masing. Kegiatan berlangsung interaktif dan
diakhiri dengan sesi diskusi antara narasumber dan mahasiswa. (LF/Titis)
FGD Strategis STAIN SAR Kepri Rumuskan Arah Baru Penguatan SDM Kampus
GenBI STAIN SAR Kepri Gandeng TVRI, Susun Program Kolaboratif Berbasis Publikasi dan Edukasi
STAIN Kepri Ikuti Sosialisasi Nasional UM-PTKIN 2026, Perkuat Peran Humas dalam Branding Kampus
PENGUMUMAN DAFTAR ULANG SPAN 2026