السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Kontribusi Akademisi Muda: Dwi Vita Lestari Hadiri Seminar Internasional UINSU dan Soroti Masa Depan Dunia Melayu–Islam

  • 25 November 2025
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 118
Berita Utama

Medan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu – Dalam rangka perayaan Dies Natalis ke-52, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan menggelar International Seminar and Conference of the Malay–Islamic World pada 24–25 November 2025. Kegiatan bertaraf internasional ini menghadirkan sejumlah tokoh nasional serta akademisi dari empat negara, dengan fokus membahas arah geopolitik pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan peran strategis dunia Melayu–Islam dalam percaturan global.

Acara dibuka secara resmi oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, yang sekaligus memberikan keynote speech. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kawasan Melayu–Islam memiliki potensi besar untuk menjadi aktor penting dalam dinamika geopolitik global, terutama di tengah meningkatnya ketegangan internasional. Menurutnya, Asia Tenggara dengan populasi Muslim yang sangat besar dapat menjadi episentrum baru peradaban Islam modern.

Gubernur Sumatera Utara, M. Bobby Afif Nasution, yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Basarin Yunus Tanjung, turut memberikan sambutan dan menyampaikan apresiasi terhadap komitmen UINSU dalam mendorong dialog strategis di tingkat internasional. Sementara itu, Rektor UINSU, Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag., menyambut hangat para peserta dari dalam maupun luar negeri.

Dengan tema besar “Reading the Geopolitical Direction of President Prabowo: Revitalizing the Role of the Malay–Islamic World in the New Global Order,” seminar ini membahas berbagai isu strategis seperti konflik global, diplomasi perdamaian, dan kontribusi perguruan tinggi Islam dalam merumuskan rekomendasi kebijakan luar negeri Indonesia.

Selain peserta dari berbagai institusi, kegiatan ini juga diikuti oleh dosen STAIN Kepri, Dwi Vita Lestari, S., yang saat ini tengah menempuh studi Doktoral Ekonomi Syariah di UIN Sumatera Utara. Kehadirannya menambah warna akademik seminar, sekaligus menunjukkan komitmen STAIN Kepri dalam terlibat aktif pada forum ilmiah internasional terkait dunia Melayu Islam.


Melalui forum ini, UINSU berharap dapat memperkuat jaringan intelektual internasional serta berkontribusi dalam penyusunan gagasan-gagasan strategis bagi Indonesia dan kawasan Melayu Islam di masa pemerintahan Presiden Prabowo. (Gby/Vita)