السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Ketua DWP STAIN Kepri Jadi Peserta Aktif Seminar Internasional 4th COROLLA, Soroti Peran Perempuan dalam Pendidikan Berbasis AI

  • 25 November 2025
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 82
Berita Utama

Bali, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau, Ns. Nurhidayu, S.Kep, menjadi peserta aktif dalam Seminar Internasional 4th COROLLA yang diselenggarakan di Kampus Pascasarjana Universitas Udayana, Bali pada Selasa (25/11). Kegiatan ini menghadirkan para akademisi dan praktisi dari berbagai institusi dalam dan luar negeri untuk membahas perkembangan teknologi dalam dunia pendidikan.

Dalam sesi diskusi, Ns. Nurhidayu menyoroti peran ganda perempuan di era pendidikan modern berbasis kecerdasan artifisial (AI). Ia menegaskan bahwa perempuan tidak hanya berperan sebagai pendidik utama dalam keluarga, tetapi juga sebagai penguat karir diri maupun pendamping karir suami.

“Perempuan harus melek teknologi. Penguasaan literasi digital dan pemahaman AI sangat penting agar perempuan mampu menjadi teladan bagi suami, anak-anak, dan keluarga,” tegasnya.

Menurutnya, AI kini menjadi media penting dalam memperluas akses informasi terkait dunia keperempuanan, pendidikan keluarga, serta kebutuhan pengasuhan modern. Teknologi ini dapat membantu perempuan meningkatkan kapasitas diri sekaligus memperkaya metode pendidikan dalam keluarga.

Ia menambahkan bahwa pengetahuan tentang AI sangat bermanfaat dalam mendidik anak di era digital yang serba cepat dan dinamis.

“AI dapat mendukung perempuan dalam memahami pola perkembangan anak, menyediakan sumber belajar yang lebih interaktif, dan memperkuat peran perempuan sebagai pendidik utama di rumah,” ujarnya.

Seminar internasional 4th COROLLA ini mengangkat tema besar mengenai teknologi dan inovasi pendidikan generasi masa depan. Partisipasi aktif Ketua DWP STAIN Kepri menunjukkan komitmen kuat organisasi dalam mendorong pemberdayaan perempuan, terutama dalam mempersiapkan keluarga dan masyarakat menghadapi tantangan era digital. (Gby/Rhmd)