السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau berpartisipasi aktif dalam kegiatan sosial bertajuk Program Tabungan Sampah untuk Pembangunan Masjid yang diselenggarakan di Aula Kelurahan Tanjung Uban Selatan pada Sabtu (8/11/2025). Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pelaksanaan Khitan Massal bagi anak-anak dari keluarga berpenghasilan rendah.
Program
Tabungan Sampah merupakan inovasi masyarakat Tanjung Uban Selatan yang
bertujuan untuk mengelola sampah rumah tangga menjadi sumber dana produktif
bagi pembangunan masjid. Melalui konsep ini, masyarakat diajak menabung dengan
cara menyerahkan sampah anorganik yang dapat dijual kembali, sehingga
memberikan manfaat ekonomi sekaligus menjaga kebersihan lingkungan.
Kegiatan
ini terselenggara atas kerja sama antara Pemerintah Kelurahan Tanjung Uban
Selatan dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bintan. Selain
mendukung kegiatan tabungan sampah, mahasiswa PPL STAIN SAR Kepri juga berperan
aktif dalam membantu pelaksanaan khitan massal yang diikuti oleh puluhan anak
dari keluarga pra-sejahtera.
Mahasiswa PPL turut berkontribusi dalam berbagai aspek kegiatan, seperti edukasi masyarakat, pendataan peserta, publikasi kegiatan, serta pendampingan teknis di lapangan. Keterlibatan mereka menjadi bentuk nyata implementasi nilai pengabdian kepada masyarakat yang diintegrasikan dalam kegiatan akademik kampus.


“Kami
sangat senang bisa ikut andil dalam program ini. Tidak hanya belajar teori di
kampus, tetapi kami juga bisa langsung turun ke lapangan, berinteraksi dengan
masyarakat, dan memberikan kontribusi sosial yang nyata,” ungkap salah satu
mahasiswa PPL.
Hal
senada disampaikan oleh Rezi, salah satu peserta PPL, yang berharap kegiatan
ini dapat memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat. “Dengan adanya
program Bank Sampah ini, kami berharap kesadaran masyarakat tentang pentingnya
menjaga lingkungan semakin meningkat. Semoga hasil pengelolaan sampah ini juga
dapat dimanfaatkan untuk pembangunan masjid yang lebih baik dan nyaman bagi
jamaah,” ujarnya.
Kegiatan
ini mencerminkan kolaborasi positif antara lembaga pendidikan tinggi,
pemerintah daerah, dan lembaga sosial keagamaan dalam menggerakkan partisipasi
masyarakat menuju pembangunan berkelanjutan. Melalui kegiatan seperti ini,
mahasiswa STAIN SAR Kepri tidak hanya mengasah kompetensi akademik, tetapi juga
meneguhkan peran sosial sebagai agen perubahan yang berdaya guna bagi umat dan
lingkungan. (LF/Aini)
STAIN Kepri Ikuti Sosialisasi Nasional UM-PTKIN 2026, Perkuat Peran Humas dalam Branding Kampus
Bangun Budaya Publikasi Ilmiah, Mahasiswa PBA STAIN SAR Kepri Ikuti Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah
PENGUMUMAN DAFTAR ULANG SPAN 2026