السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Mahasiswa PPL STAIN SAR Kepri Turut Sukseskan Program Tabungan Sampah dan Khitan Massal di Tanjung Uban Selatan

  • 08 November 2025
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 93
Kegiatan Mahasiswa

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau berpartisipasi aktif dalam kegiatan sosial bertajuk Program Tabungan Sampah untuk Pembangunan Masjid yang diselenggarakan di Aula Kelurahan Tanjung Uban Selatan pada Sabtu (8/11/2025). Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pelaksanaan Khitan Massal bagi anak-anak dari keluarga berpenghasilan rendah.

Program Tabungan Sampah merupakan inovasi masyarakat Tanjung Uban Selatan yang bertujuan untuk mengelola sampah rumah tangga menjadi sumber dana produktif bagi pembangunan masjid. Melalui konsep ini, masyarakat diajak menabung dengan cara menyerahkan sampah anorganik yang dapat dijual kembali, sehingga memberikan manfaat ekonomi sekaligus menjaga kebersihan lingkungan.

Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama antara Pemerintah Kelurahan Tanjung Uban Selatan dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bintan. Selain mendukung kegiatan tabungan sampah, mahasiswa PPL STAIN SAR Kepri juga berperan aktif dalam membantu pelaksanaan khitan massal yang diikuti oleh puluhan anak dari keluarga pra-sejahtera.

Mahasiswa PPL turut berkontribusi dalam berbagai aspek kegiatan, seperti edukasi masyarakat, pendataan peserta, publikasi kegiatan, serta pendampingan teknis di lapangan. Keterlibatan mereka menjadi bentuk nyata implementasi nilai pengabdian kepada masyarakat yang diintegrasikan dalam kegiatan akademik kampus.


“Kami sangat senang bisa ikut andil dalam program ini. Tidak hanya belajar teori di kampus, tetapi kami juga bisa langsung turun ke lapangan, berinteraksi dengan masyarakat, dan memberikan kontribusi sosial yang nyata,” ungkap salah satu mahasiswa PPL.

Hal senada disampaikan oleh Rezi, salah satu peserta PPL, yang berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat. “Dengan adanya program Bank Sampah ini, kami berharap kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan semakin meningkat. Semoga hasil pengelolaan sampah ini juga dapat dimanfaatkan untuk pembangunan masjid yang lebih baik dan nyaman bagi jamaah,” ujarnya.

Kegiatan ini mencerminkan kolaborasi positif antara lembaga pendidikan tinggi, pemerintah daerah, dan lembaga sosial keagamaan dalam menggerakkan partisipasi masyarakat menuju pembangunan berkelanjutan. Melalui kegiatan seperti ini, mahasiswa STAIN SAR Kepri tidak hanya mengasah kompetensi akademik, tetapi juga meneguhkan peran sosial sebagai agen perubahan yang berdaya guna bagi umat dan lingkungan. (LF/Aini)