السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Unit Bahasa STAIN SAR Kepri Hadiri Lokakarya Bahasa Daerah, Dorong Identitas Lokal dan Pengayaan Bahasa Nasional

  • 28 Agustus 2025
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 228
Berita Utama

Tanjungpinang, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Unit Bahasa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau menghadiri kegiatan Lokakarya Kosakata Bahasa Daerah yang diselenggarakan oleh Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Riau, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Kegiatan berlangsung pada Rabu–Jumat, 27 s.d 29 Agustus 2025 di Hotel Aston Tanjungpinang.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Unit Bahasa STAIN SAR Kepri, Dr. Ahmad Jalili, M.Sy., Sekretaris Unit Bahasa, Eka Rihan K., M.Pd., Kepala Unit Studi Melayu, Romi Aqmal, M.Si., serta dosen STAIN SAR Kepri, Ramli Muasmara, M.Pd.I., yang juga mewakili Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Tanjungpinang, dan Dr. Jepri Kamil, M.Pd., dari LAM Provinsi Kepulauan Riau. Kehadiran tim ini merefleksikan kontribusi nyata STAIN SAR Kepri dalam mendukung upaya pelestarian, pengayaan, dan pengembangan kosakata bahasa daerah, khususnya bahasa Melayu Kepulauan Riau.

Dalam keterangannya, Dr. Ahmad Jalili, M.Sy. menegaskan pentingnya kegiatan tersebut sebagai ruang kolaborasi akademik sekaligus penguatan kebudayaan. Lokakarya ini merupakan wadah strategis untuk memperkokoh identitas bahasa daerah serta memperkaya khazanah kosakata dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).


“Upaya ini harus dilandasi pendekatan ilmiah yang berpijak pada nilai-nilai budaya lokal, sehingga bahasa daerah tidak hanya lestari, tetapi juga berkontribusi nyata dalam pembangunan peradaban bangsa,” ungkap Dr. Jalili pada Kamis (28/8/2025).

Adapun materi yang disajikan dalam lokakarya antara lain Kosakata Peralatan Rumah Tangga Melayu yang dipaparkan oleh Dr. Raja Suzana Fitri, M.Pd., Kebijakan Bahasa terkait Inventarisasi Kosakata Bahasa Daerah dalam Pengayaan KBBI oleh Dr. Titik Wijanarti, S.S., M.A., serta Kosakata Budaya Melayu Kepri oleh Drs. H. Abdul Kadir Ibrahim, M.T. Selain itu, Tim Kosakata Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Riau juga turut memandu sesi diskusi interaktif bersama para peserta.

Melalui partisipasi ini, Unit Bahasa STAIN SAR Kepri menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam pengembangan bahasa daerah sekaligus mendukung pelestarian budaya Melayu sebagai identitas akademik dan kultural kampus. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kontribusi PTKIN dalam menjaga khazanah kebahasaan nasional sekaligus memperkaya dinamika kajian bahasa di tingkat regional maupun nasional. (LF/Eka)