السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

PBAK 2025 Sudah di Depan Mata, Kenali Makna Filosofis Logo Resminya

  • 22 Agustus 2025
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 344
Berita Utama

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu – Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau tengah bersiap melaksanakan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Tahun 2025. Mengusung tema “Menjadi Mahasiswa Unggul Berkarakter Islami, Berintegritas, dan Berdaya Saing Global”, kegiatan ini akan menjadi pintu gerbang bagi mahasiswa baru dalam mengenal kehidupan akademik, nilai kelembagaan, serta tradisi keilmuan di kampus.

PBAK 2025 dirancang bukan hanya sebagai agenda pengenalan, melainkan juga sebagai momentum strategis untuk membentuk mahasiswa berkarakter Islami, berintegritas, dan tangguh menghadapi tantangan global. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu beradaptasi dengan lingkungan kampus, menumbuhkan kepemimpinan, serta memperkuat semangat kebersamaan yang berlandaskan moderasi beragama dan wawasan kebangsaan.

Sejalan dengan persiapan tersebut, logo PBAK 2025 juga diperkenalkan dengan makna filosofis yang dalam. Bentuk ornamen berwarna-warni melambangkan keberagaman mahasiswa dari berbagai latar belakang yang tetap bersatu dalam semangat kebersamaan. Elemen ombak di bagian bawah mencerminkan identitas geografis kampus yang berada di Kepulauan Riau, sekaligus menjadi simbol perjuangan mahasiswa dalam menapaki perjalanan akademik.


Sementara itu, bentuk api dan daun di tengah logo menggambarkan semangat, tekad, dan motivasi mahasiswa untuk terus belajar, berkembang, serta tumbuh menjadi pribadi yang segar dan penuh vitalitas. Bulatan di puncak logo memperkuat simbol semangat yang tidak pernah padam dalam meraih prestasi. Keseluruhan logo dirancang dengan perpaduan ornamen modern dan nuansa lokal Kepulauan Riau, sehingga menghadirkan keseimbangan antara kearifan budaya dan semangat akademik global.

Dengan filosofi tersebut, logo PBAK 2025 tidak hanya menjadi identitas visual kegiatan, melainkan juga sumber inspirasi bagi mahasiswa baru untuk berproses menjadi generasi akademik yang unggul, Islami, berdaya saing, serta berkontribusi nyata bagi pembangunan bangsa dan daerah. (LF/Gby)