السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Dalam rangka menyemarakkan penyambutan tim asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada Asesmen Lapangan Akreditasi Perguruan Tinggi (APT), Labor Pantun dan Khazanah Melayu Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau menampilkan persembahan pantun khas Melayu pada Sabtu, 9 Agustus 2025. Kegiatan ini menjadi wujud pelestarian budaya sekaligus bentuk penghormatan kepada para asesor, tamu kehormatan yang hadir di kampus.
Pantun
dibawakan oleh Ramli Muasmara, M.Pd.I., dosen Program Studi Pendidikan Agama
Islam (PAI) sekaligus penggiat pantun yang aktif di Lembaga Adat Melayu Kota
Tanjungpinang. Ramli sebelumnya pernah menjabat sebagai Kepala Labor Pantun dan
Khazanah Melayu STAIN SAR Kepri, sehingga penampilannya sarat makna budaya dan
menambah kekhidmatan acara penyambutan.
Kepala
Labor Pantun dan Khazanah Melayu, Romi Aqmal, M.Si., menegaskan bahwa pantun
bukan sekadar hiburan, melainkan media komunikasi budaya yang memuat pesan
moral, kearifan lokal, serta mencerminkan identitas STAIN SAR Kepri sebagai
perguruan tinggi yang menjunjung tinggi nilai keislaman dan kemelayuan.
“Melalui pantun, kita tidak hanya menyambut tamu dengan penuh kehangatan, tetapi juga memperkenalkan jati diri kampus yang berakar pada budaya Melayu dan nilai-nilai Islam,” ujarnya.


Adapun
pantun yang dibawakan dalam kesempatan tersebut antara lain:
Tebang-tebang batang mentigi
Batang ditebang darilah dahan
Selamat datang di STAIN Kepri
Kampus unggul keislaman dan kemelayuan
Pohon jerami banyak durinya
Duri tajam bersusun-susun
Kampus kami menjunjung budaya
Datang tuan kami sambut dengan pantun
Pancing tenggiri di laut Daik
Dapat juga ikan tembakul
Kampus kami sudah lama akreditasi Baik
Semoga hari ini mendapat Unggul
Di waktu senja berkayuh sampan
Sampai ke laut di malam hari
Kami semua menaruh harapan
Semoga asesor berbaik hati
Melalui
penampilan ini, STAIN SAR Kepri tidak hanya menunjukkan kesiapan akademik
menghadapi asesmen BAN-PT, tetapi juga mempromosikan kekayaan khazanah budaya
Melayu di hadapan para asesor. Hal ini selaras dengan visi kampus untuk menjadi
perguruan tinggi Islam yang unggul, keislaman, serta berakar kuat pada budaya kemelayuan.
(LF/Gby)
PENGUMUMAN DAFTAR ULANG SPAN 2026