السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Pembekalan KKN STAIN Kepri 2022, Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengembangan Ecowisata dan Ekonomi Kreatif

  • 15 September 2022
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 161
Berita Utama

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu, Berteraskan Ilmu Sebanyak 216 mahasiswa STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau menghadiri pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang digelar pada Kamis, (14/9/2022) di Auditorium Razali Jaya lantai 2 Gedung STAIN Kepri.

KKN STAIN Kepri tahun 2022 yang mengangkat tema “Pemberdayaan Sosio-Ekonomi Masyarakat Berbasis Moderasi Beragama dan Ekowisata”, dijadwalkan dilaksanakan selama kurang lebih 2 bulan, mulai 19 September 2022 s.d 23 Oktober 2022. Peserta KKN terbagi menjadi 20 kelompok yang tersebar di 2 kecamatan yakni; Kecamatan Toapaya dan Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau.

Pembekalan KKN menghadirkan beberapa narasumber diantaranya; Ardiansyah, S.Sos, Kabid Destinasi dan Industri Pariswisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bintan, Zulfah, M.Pd, Sekretaris P3M STAIN Kepri, Roby Maiva Putra, M.Pd, Sekretaris Pusat Studi Gender STAIN Kepri, Syahrul Rahmat, M.Hum Ketua Panitia KKN STAIN Kepri 2022, Dr. M. Taufiq, M.S.I, Ketua P2M STAIN Kepri dan Rahmad Hidayat, S.T., tim TIPD STAIN Kepri.

“Ekowisata kegiatan pariwisata yang berwawasan lingkungan dengan mengutamakan aspek konservasi alam, aspek pemberdayaan sosial ekonomi masyarakat lokal serta aspek pembelajaran dan pendidikan yang berkelanjutan.” Jelas Ardiansyah mengawali pemaparannya.

Ia menjelaskan bahwa potensi pariwisata Bintan didukung oleh kondisi alam existing yang menjadi keunggulan dalam pengembangan pariwisata maka diperlukan kerja sama yang baik antara semua stakeholder kepariwisataan dalam mewujudkan pariwisata yang berkelanjutan.

Sementara itu, Zulfah, M.Pd selaku sekretaris P3M STAIN Kepri menjelaskan bahwa Asset Based Community-driven Development (ABCD) merupakan pendekatan dalam pemberdayaan masyarakat difokuskan pada pengembangan aset yang dimiliki masyarakat sebagai basis utama pengembangan masyarakat.

“Fondasi ABCD adalah setiap orang memiliki sesuatu untuk diberikan dan dikontribusikan dan setiap orang memiliki kepedulian, yang mendorong motivasi untuk bertindak”. Jelasnya.

Zulfah menegaskan, tahapan KKN ABCD terdiri dari pembekalan yang meliputi; pembekalan mahasiswa dan observasi tempat KKN, pelaksanaan yang meliputi; inkulturasi, discovery, design, define dan refleksi, serta terakhir tahap pelaporan dan presentasi yang meliputi; laporan kelompok, artikel dan media populeri.

Pembekalan KKN berlanjut dengan penjelasan materi tentang overview pelaksanaan KKN, strategi penyusunan program KKN 2022, dan berakhir dengan materi penyusunan laporan KKN oleh Dr. M. Taufiq, M.S.I, Ketua P2M STAIN Kepri. (luluk)