السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Prodi PIAUD STAIN SAR Kepri Gelar Pelatihan Mendongeng Virtual

  • 10 Juni 2021
  • Oleh: Luluk Fatimah, S.Pd
  • 459
Berita Utama

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu, Berteraskan IlmuProgam Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (Prodi PIAUD) STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau menggelar kegiatan Pelatihan Mendongeng Virtual yang dilaksanakan secara offline bertempat di Auditorium Razali Jaya STAIN SAR dan online menggunakan aplikasi Zoom Meeting pada Kamis (10/06/2021).

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Ketua Prodi PIAUD STAIN SAR Kepri Sri Zulfida, M.A. Dalam sambutannya beliau berpesan agar semua peserta mulai dari mahasiswa, guru RA, guru TK, guru PAUD, dan lain-lain untuk dapat mengikuti kegiatan dengan baik dari awal hingga selesai.

Menghadirkan tiga pemateri yakni dari Persaudaraan Pencerita Muslim Indonesia (PPMI) Provinsi Kepulauan Riau, Amrie Poerba Yoga Sayektie, S.Pd.I., Dosen Prodi PIAUD STAIN Sultan Abdurrahman Kepri, Lina Eka Retnaningsih, M.Pd, dan Mahasiswa Prodi PIAUD STAIN SAR Kepri, Rizki Fitriani.

Amrie Poerba Yoga Sayekti, S.Pd.I yang lebih dikenal dengan sebutan kak Aam memberikan materi terkait Mendongeng itu Mudah. Ia menyebutkan bahwa dalam mendongeng atau berkisah perlu memahami unsur-unsurnya terlebih dahulu diantaranya; judul, narasi, tokoh, pesan, ekspresi/gerakan, dan pesan yang ingin disampaikan kepada pendengar.

“Teknik bercerita atau mendongeng dimulai dari dialog, ekspresi terutama mimik muka, visualisasi gerak atau acting, ilustrasi suara, teknis ilustrasi seperti lagu, tepuk dam sebagainya, dan yang paling terpenting adalah sampaikan dengan antusias.” Ujar Kak Aam.

Sementara itu Lina Eka Retnaningsih, M.Pd dalam pemaparannya menjelaskan terkait Pentingnya Dongeng bagi Anak Usia Dini. Ia menyebutkan bahwa Anak Usia Dini (AUD) adalah anak dengan usia emas (golden age), menurut berbagai penelitian di bidang neurologi terbukti bahwa 50% kecerdasan anak terbentuk dalam kurun waktu 4 tahun pertama. Setelah anak berusia 8 tahun perkembangan otaknya mencapai 80% dan pada usia 18 tahun mencapai 100%.

“Pentingnya dongeng sebagai sebuah metode yang efektif untuk membangun watak atau akhlak, karena anak mendapatkan banyak pengetahuan dan menyerap banyak nilai tanpa merasa diceramahi. Selain itu untuk memperkenalkan bahasa kepada anak. Kosakata yang membentuk kalimat dalam dongeng diserap oleh anak dengan sendirinya”. Tutur Lina.

Untuk materi ketiga disampaikan oleh salah satu mahasiswa Prodi PIAUD STAIN SAR Kepri yakni Rizki Fitriani yang berbagi ilmu terkait Editing Video dan Backgorund Mendongeng.

Kegiatan diikuti oleh 79 peserta dari berbagai kalangan, 26 orang mengikuti kegiatan secara offline dan 53 orang bergabung secara online melalui aplikasi Zoom Meeting. Dengan diadakannya kegiatan Pelatihan Mendongeng Virtual ini diharapkan mampu memberi wawasan terkait bagaimana mendongeng yang baik dan benar untuk anak usia dini. (luluk)