Lambang Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Sultan Abdurrahman Provinsi Kepulauan Riau mengandung arti sebagai berikut:

  1. Segi lima warna kuning, menggambarkan Dasar Negara Indonesia Pancasila yang menjadi dasar yuridis Sekolah Tinggi dan rukun Islam
  2. Dua bulu angsa yang pangkalnya berbentuk pena, melambangkan keilmuan;
  3. Konfigurasi kubah masjid yang dibentuk dengan lengkungan bulu angsa dan pita melambangkan keislaman;
  4. Kitab terbuka bertuliskan Al-Qur’an Al-Karim dengan huruf arab, melambangkan dasar keilmuan Islam;
  5. Garis berjumlah 17 pada pita dan berjumlah 8 pada kitab Al-Qur’an serta garis 45 pada kedua belah bulu angsa, melambangkan hari kemerdekaan Indonesia;
  6. Tiga simpul pada pangkal bulu angsa, melambangkan kesatuan Iman, Islam dan Ihsan:
  7. Warna dasar hijau daun, melambangkan kedamaian dan warna kuning pada garis lengkungan, melambangkan kemuliaan dan kebesaran jiwa;
  8. Sebilah keris berliuk 7 (tujuh) berhulu kepala Burung Serindir berwarna hitam diatas perahu, melambangkan keberanian dalam menjaga dan memperjuangkan negeri bahari Kepulauan Riau menuju kesejahteraan dan kemakmuran
  9. Tepak Sirih diatas perahu, melambangkan persahabatan dialam Melayu;
  10. Gambar perahu sebagai symbol alat transportasi masyarakat Kepulauan Riau dengan layar berwarna putih yang terkembang, melambangkan semangat kebersamaan dalam satu tekad mengisi laju pembangunan di Provinsi Kepulauan Riau sebagai tempat kedudukan Sekolah Tinggi;
  11. Padi berjumlah 24 (dua puluh empat) butir dan kapas berjumlah 9 (sembilan) kuntum, melambangkan kesejahteraan masyarakat Provinsi Kepulauan Riau sebagai tujuan utama dan mengingatkan tanggal disyahkannya Undang-undang terbentuknya Provinsi Kepulauan Riau, 24 September 2002;
  12. Tulisan STAIN SULTAN ABDURRAHMAN berwarna hitam yang terletak ditengah-tengah pita adalah nama Perguruan Tinggi;
  13. Tulisan Kepulauan Riau menunjukkan Provinsi tempat Sekolah Tinggi berada.