السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Mahasiswa KKN Gunung Kijang Berkontribusi dalam Edukasi Bahaya Narkoba, Rokok, dan Vape

  • 10 Agustus 2026
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 20
Berita Utama

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau menggelar edukasi mengenai bahaya narkoba, rokok, dan vape bagi siswa SD Negeri 006 Gunung Kijang, Senin (10/8/2026). Kegiatan bertajuk “Kenali, Cegah, Lindungi: Edukasi Bahaya Narkoba, Rokok, dan Vape” tersebut menghadirkan Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polres Bintan sebagai narasumber.

Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja mahasiswa KKN yang dilaksanakan sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat, khususnya dalam memberikan edukasi preventif kepada anak usia sekolah. Mahasiswa KKN menyusun dan melaksanakan kegiatan dengan menghadirkan narasumber dari kepolisian untuk memberikan materi sesuai dengan kompetensinya.

Dalam penyampaian materi, pihak Satbinmas Polres Bintan menjelaskan kepada siswa mengenai risiko penyalahgunaan narkoba serta dampak penggunaan rokok dan vape. Materi disampaikan dengan pendekatan yang disesuaikan dengan usia siswa agar informasi mengenai perilaku berisiko dapat lebih mudah dipahami.

Selain pengenalan mengenai bahaya narkoba, rokok, dan vape, siswa juga diajak memahami pentingnya menjaga diri dari pengaruh lingkungan pergaulan. Dalam sesi tersebut, siswa diberikan contoh situasi yang mungkin mereka temui serta cara mengambil keputusan ketika mendapatkan ajakan yang dapat membahayakan kesehatan dan keselamatan.

Mahasiswa KKN STAIN Kepri turut mendampingi jalannya kegiatan, termasuk membangun komunikasi dengan siswa dan membantu pelaksanaan sesi interaktif. Siswa diberi kesempatan untuk mengajukan pertanyaan dan menyampaikan tanggapan terhadap materi yang disampaikan narasumber.

Kehadiran pihak kepolisian sebagai narasumber memberikan perspektif langsung mengenai upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba dan perilaku berisiko di kalangan anak dan remaja. Sementara itu, mahasiswa KKN berperan sebagai penyelenggara yang menghubungkan kebutuhan edukasi di lingkungan sekolah dengan narasumber yang memiliki kompetensi di bidang tersebut.

Kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menerapkan peran pengabdian melalui program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Pemilihan isu narkoba, rokok, dan vape menjadi bagian dari upaya mahasiswa memberikan edukasi preventif kepada siswa sejak usia sekolah.

Melalui kegiatan ini, siswa memperoleh informasi mengenai risiko narkoba, rokok, dan vape serta pentingnya memilih lingkungan pergaulan yang sehat. Mahasiswa KKN juga mendorong siswa untuk berkomunikasi dengan orang tua, guru, atau orang dewasa yang dipercaya apabila menghadapi situasi yang membuat mereka merasa terancam atau tidak aman.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk pengabdian yang tidak berhenti pada penyelenggaraan kegiatan, tetapi menghadirkan narasumber yang relevan dengan materi yang diberikan. Kolaborasi dengan Satbinmas Polres Bintan juga memperluas pengalaman mahasiswa dalam merancang kegiatan edukasi yang melibatkan unsur perguruan tinggi, kepolisian, dan sekolah. (Gby/Wita)